Categories: PARIWARA

Serahkan Sertipikat bagi Masyarakat Hukum Adat dan Rumah Ibadah di Papua

Selain itu dia juga minta kepada pemerintah daerah agar segera berkoodinasi dengan masyarakat adat dalam menyelesaikan persoalan sengketa tanah adat yang ada di Papua. Sehingga konflik sengketa tanah di Papua dapat segera diselesaikan.

“Bapak Presien Joko Widodo berpesan kepada saya, agar segera menyelesaikan segala perosalan terkait konflik sengketa pertanahan di Papua, maupun di Indonesia pada umumnya,” ucapnya.

Terutama tumpang tindih masyarakat adat dengan HGU, hal itu bertujuan agar tidak ada permsalahan di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, masyarakat adat serta pihak yang turut berpartisipasi dalam mengurus sertipikat pengelolaan hukum adat ini,” ungkapnya.

“Kami akan terus berupaya menyelesaikan segala persoalan persengketaan tanah di Papua, untuk itu kami mohon dukungan dari berbagai pihak terutama masyarakat Papua,” ajaknya.

Sementara itu Penjabat Bupati Jayapura Triwano Purnomo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat. Karena telah mendorong pembangunan di Tanah Papua melalui proses penerbitan sertipikat tanah adat.

Dengan diterbitnya sertipikat tanah adat ini, maka kita semua harus bersyukur karena pemerintah pusat dalam hal ini Menteri ATR sungguh sangat serius mendorong pembangunan di Papua, serta mengurus atau menyelesaikan segala persoalan yang berkaitan dengan sengketa tanah di Papua,” ungkap Pj Bupati Jayapura.

Diapun mengapresiasi atas perhatian pemerintah pusat untuk Tanah Papua. Pihaknya pun siap mendukung serta berupaya mengurus proses pembuatan sertipikat tanah adat di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.

Tanah merupakan hidup orang Papua, karena dari tanahlah orang Papua bisa hidup, semoga dengan terbitnya sertipikat ini, maka dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat adat yang ada di Kabupaten Jayapura dan Papua.

Triwarno melaporkan bahwa Pemkab Jayapura telah menetapkan tanah komunal di Kabupaten Jayapura. “Kami harap Menteri ATR dapat terut mendorong penetapan tanah adat di Papua,” harapnya.

Di tempat yang sama Ondoafi Kampung Sawoi, Marinus Nasatekay menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Menteri ATR, sebab satu satunya pemerintah pusat yang melihat langsung Kampung Sawoi hanyalah Menteri ATR.

Dia rela turun dan datang di Kampung Sawoi, semoga dengan kerja-kerjanya dapat memperoleh berkat yang melimpah,” ucap Ondoafi Kampung Sawoi.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Jayapura, serta Kepada BPN Papua, yang telah mendorong menyelesaikan pengurusan sertipikat tanah adat Kampung Wasoy yang luasnya mencapai 699,7 hektare.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

DPR Siap Terima Aspirasi Massa AMPB

Puan mengharapkan aksi demonstrasi itu tidak menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi juga…

2 days ago

Budi Arie Minta Maaf soal Pernyataan ‘Lebih Cepat dari 2029’

Ia menegaskan, pernyataan yang disampaikannya dalam forum tersebut merupakan pandangan pribadi. "Pada kesempatan ini saya…

2 days ago

Rekening Mas Botok AMPB Akhirnya Dibuka

Polda Metro Jaya memastikan rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok…

2 days ago

MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis Botok

Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas, menilai pembatasan akses terhadap rekening nasabah, termasuk dalam…

2 days ago

Pencapaian yang Luar Biasa dari Banteng Papua Raya

Papua Raya sempat tertinggal lebih dulu di menit cepat di menit ke 2 oleh pemain…

2 days ago

Mahfud MD Heran Soal Tepung Ubi Atasi Karhutla

Melalui akun media sosial pribadinya, Mahfud melontarkan pandangan bernada heran namun tetap terbuka terhadap inovasi…

2 days ago