Categories: PARIWARA

Vaksin Presisi Saat Puasa Tetap Tinggi

JAYAPURA – Gerai Vaksinasi Presisi yang dilakukan Polresta Jayapura Kota mendapat respon positif dari warga kota. Kegiatan yang dilakukan di Aula Masjid Raya Baiturrahim Jayapura Distrik Jayapura Utara ini tak lain adalah untuk membantu pemerintah mewujudkan herd immunity guna memastikan dampak penularan tidak terlalu parah.

   Gerai vaksinasi presisi Polresta ini dikoordinir langsung Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Supraptono, S.Sos., M.Si bekerjasama dengan Pengurus Mesjid Raya Baiturrahim dan menghadirkan tenaga vaksinator dari Sidokkes Polresta Jayapura dibantu Bid Dokkes Polda Papua.

  Vaksinasi ini dilaksanakan pada malam hari usai pelaksanaan Salat Tarawih dan ternyata para jamaah cukup banyak yang ambil bagian. Mulai dari anak-anak usia 6-11 tahun hingga masyarakat umum. Yang dilayani adalah vaksinasi dosis pertama, kedua serta booster.

   Wakapolresta Supraptono menyampaikan bahwa ini merupakan wujud Polri mendukung pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi di Kota Jayapura. Selain itu kata Wakapolresta, vaksinasi juga merupakan persyaratan untuk melakukan perjalanan penerbangan domestik maupun luar negeri, dimana pada tahun ini pemerintah mengizinkan warganya untuk melakukan perjalanan mudik jelang lebaran Idul Fitri.

  “Bisa berangkat dengan pesawat tanpa menggunakan tes rapid antigen maupun Swab PCR jika sudah mendapatkan vaksinasi hingga dosis ketiga atau booster. Hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah telah memberikan kelonggaran di masa pandemic  ini kepada warganya,” ujar Wakapolresta.

   Hanya saja meski diberi kelonggaran, namun sekali lagi masyarakat tidak boleh lengah dan tetap harus menjaga disiplin protokol kesehatan. “Ini  karena Covid-19 masih ada dan siapa saja bisa tertular bahkan untuk mereka yang sudah divaksin jadi tetap jaga disiplin protokol kesehatan sebab status daerah masih pandemi Covid-19,” tegasnya.

  Sementara pelaksanaan gerai vaksinasi presisi Polresta Jayapura Kota kemarin malam digelar diikuti oleh 188 pendaftar namun empat orang harus ditunda dengan alasan medis sementara yang diberikan suntikan vaksin sebanyak 184 orang.

   “184 orang yang diberikan vaksinasi, diantaranya sebanyak 22 orang diberikan dosis tahap pertama, 27 orang dosis tahap kedua dan sisanya 135 orang diberikan vaksinasi Booster atau tahap ketiga,” tutup Supraptono.

   Sementara Wakil Wali Kota, Ir H Rustan Saru MM pernah menyampaikan bahwa sebagian besar warga yang meninggal akibat covid dikarenakan belum melakukan vaksin sehingga daya tahan tubuh dan daya tangkal jika tertular belum terbentuk dan menjadi lebih parah saat  terinveksi. (ade/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago