Categories: METROPOLIS

Serahkan Bantuan, PHBI Berharap Ada Da’i Asli Papua

JAYAPURA-Silaturahmi yang dilakukan PHBI bersama sejumlah komunitas di Jayapura di Pos Dai Hidayatullah, Koya Barat menaruh  harap bahwa dari pos  da’i ini nantinya ada da’i- da’i baru dari Papua. Ketua Harian PHBI Provinsi Papua, Alwi Tianlean menyampaikan bahwa dari pos da’i ini paling tidak karakter sosok pemimpin yang plural dan membangun silaturahmi sesama umat beragama.

“Setiap tahun kami terus melakukan silaturahmi dalam bentuk berbuka puasa bersama dan berbagi takjil. Kami berharap dari kunjungan pertama ini teman – teman yang sedang belajar ilmu agama bisa menumbuhkan karakter toleransi dan terus memupuk rasa kebersamaan,” kata Alwi usai menyerahkan bantuan di Pos Da’I Koya Barat, Sabtu, (9/4). PHBI sendiri kata Alwi selalu menyambangi lokasi – lokasi pelayanan kemasyarakatan untuk bersilaturahmi dan berbagi.

Mulai dari Lembaga Pemasyarakatan di Abepura, Lembaga Pemasyarakatan Narkoba dan pondok – pondok pesantren serta panti asuhan. “Kami berdoa ini bukan yang pertama dan yang trakhir, kami juga senang bisa berkolaborasi dengan sejumlah komunitas di Jayapura sebab ibarat satu batang lidi digunakan untuk menyapu tentu sulit tapi kalau banyak pasti lebih mudah,” tambahnya.

Sementara pengelola Pos Da’i, Mus Mulyani menjelaskan bahwa selama ini yang diajarkan adalah pendidikan dan dakwah. “Kami ajarkan isi al quran dan mengenal lingkungan serta masyarakat. Kami ajari juga bagaimana membangun toleransi antar umat beragama,” beber Mus.

Dikatakan saat ini ada  16 santri,  dimana 7 orang adalah asli Papua. “Aktifitas pagi adalah morning quran hingga zuhur kemudian siang istirahat dan lanjut  tadarus hingga Isya dan jam 02.00 WIT mereka bangun untuk salat malam,” tutup Mus. Pos Da’i sendiri dibangun sejak tahun 2019 dan mulai pendidikan tahun 2020 dengan 4 tenaga pengajar. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

10 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

10 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

11 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

11 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

12 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

12 hours ago