Categories: PAPUA TENGAH

Pelantikan Gubernur Diprediksi Awal Oktober

Fajar: Tugas KPU Rampung, Tinggal Tunggu Pelantikan

JAYAPURA – Masyarakat Papua tak lama lagi akan memiliki gubernur dan wakil gubernur definitif. Cukup lama Papua dipimpin oleh seorang penjabat gubernur dimana mau tidak mau semua berdampak. Mulai dari kebijakan, anggaran maupun program pembangunan lainnya.

Sejak September 2023 Papua hanya dipimpin oleh seorang penjabat gubernur, dan telah 3 kali pergantian hingga saat ini terpilih gubernur definitif. Hanya saja belum ada jadwal pasti kapan Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen akan dilantik. Namun dari jadwal yang beredar disebutkan bahwa direncanakan agenda pelantikan akan dilakukan pada 1 Oktober.

Hanya saja pada jadwal ini tidak tertera kop maupun pimpinan lembaga yang menandatangani. Sementara dari penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih telah diumumkan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua pada, Senin (22/9) dengan sendirinya tugas dari KPU Papua berakhir.

Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua. Sesuai aturan, setelah pengumuman penetapan dari DPR Papua, kemudian hasilnya akan diusulkan kepada Mendagri untuk mendapatkan pengesahan.

“Selanjutnya akan dilantik oleh Presiden (Prabowo Subianto) yang akan dilaksanakan di pusat (Jakarta) oleh presiden. Pelaksanaan pelantikan belum diketahui hingga sekarang,” kata Fajar, Kadiv Hukum KPU Papua, Kamis (26/9) malam. Fajar menyebut terkait dengan pelantikan gubernur terpilih tidak lagi menjadi tangung jawab dan kewenangan KPU pasca penetapan dan penyerahan ke DPR Papua pada Senin (22/9) kemarin.

Kata Fajar, berdasarkan aturan dan regulasi, DPRP Papua membutuhkan waktu paling lama lima hari setelah mendapat usulan dari KPU untuk melaporkannya ke presiden untuk dilakukan pelantikan. Ini akan menjadi tanggung jawab presiden mengenai jadwal pelantikan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

15 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

16 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

16 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

17 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

17 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

18 hours ago