Dete mengatakan, bahwa masyarakat Kabupaten Mimika pada Pilkada 2024 lalu sudah cukup sadar akan demokrasi. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani.
“Saya yakin dan percaya bahwa mereka memilih dengan nurani, mereka sadar dan memilih pemimpin dengan nurani mereka, bukan karena uang,” ungkap Dete.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilintin dalam amanatnya menyampaikan selamat kepada pasangan calon terpilih yang diberi amanat oleh rakyat untuk memimpin Mimika lima tahun ke depan.
“Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa tahapan Pilkada Kabupaten Mimika telah sampai pada tahap akhir yaitu penetapan calon terpilih dan kita maknai bahwa proses demokrasi yang telah kita lalui bersama merupakan cerminan dari komitmen kita untuk mewujudkan pemerintahan yang berdasar pada asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” ungkap Yonathan.
“Kami berharap pemimpin yang terpilih dapat mengemban amanat rakyat dengan baik serta membawa Kabupaten Mimika ke arah yang lebih maju, sejahtera dan berkeadilan,” tambahnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…
Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…