

Salah satu kendaraan peziarah saat melintas di TPU Buper Waena yang pinggirannya terlihat lubang menganga, Kamis (27/2). (Mboik Cepos)
JAYAPURA– Meski persoalan pemalangan Tempat Pemakaman Umum Buper telah dibuka namun saat ini ada hal lain yang nampaknya masih perlu dicermati pemerintah. Ya, akses jalan menuju tempat pemakaman umum muslim, di Buper Waena, Kota Jayapura dalam kondisi mengkhawatirkan.
Kikisan air membuat medan menuju lokasi makam rusak dan berlubang. Bahkan ada yang berbentuk kawah yang bisa memuat 2 unit mobil jika terjungkal. Ini membuat para peziarah perlu lebih berhati-hati lantaran jika hujan maka kondisi akses jalan bisa lebih parah karena semakin licin.
Air juga akan terus mengikis permukaan tanah dan membuka belum dikerjakan. Sehingga kondisi itu menyebabkan kurang nyamannya bagi para pengguna jalan yang melintasi jalan itu. Apalagi pada saat mengantarkan jenazah ke TPU itu.
“Harapannya ada perhatian dari pemkotlah,”ujar Ali salah satu peziarah, Kamis (27/2).
Kondisi jalan yang belum diperbaiki itu sudah sejak pemerintah menjadikan kawasan itu sebagai tempat pemakaman umum baik Kristen maupun muslim. Warga mengeluh pada saat musim hujan tiba memang kondisi akses jalan menuju TPU muslim sangat sulit dilalui selain bergelombang jalanan juga terkadang sangat licin dan sulit untuk dilalui.
“Kalau hujan agak sulit dilalui, misalnya pada saat mengantarkan jenazah tetapi mau tidak mau tetap diupayakan harus masuk ke dalam,”ungkapnya. Sementara jika tidak berhati-hati maka bisa terperosok ke lubang yang cukup besar. “Kurang nyaman pastinya,” tambahnya.
Pantauan media ini, kondisi akses jalan masuk ke TPU muslim itu memang tidak layak untuk dilalui. Apalagi di jalan tersebut terdapat bekas pengikisan akibat erosi, sehingga menyebabkan jalan bergelombang, bahkan di satu titik jalan itu terancam putus yang juga disebabkan akibat erosi.(roy/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…