

Jery Agus Yudianto ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua mengklaim trend ujaran kebencian di kalangan pengguna media sosial di Papua mengalami peningkatan. Salah satu pemicunya yakni pengaruh kontestasi Pemilu tahun 2024 mendatang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua, Jery Agus Yudianto menerangkan, kontestasi politik sangat mempengaruhi munculnya ujaran kebencian.
Jery memperkirakan hal ini akan semakin besar satu tahun jelang Pemilu 2024 mendatang. Sebab, pertumbuhan ujaran kebencian ini karena semakin banyak orang yang mengakses internet. “Memang dua hal ini tidak bisa dipisahkan,” kata Jery, Selasa (21/6) kemarin.
Menurutnya, kontestasi politik yang sedang terjadi tidak perlu dibawa ke ranah kehidupan pribadi, sehingga kemudian terjadi ujaran kebencian atas dasar ketidakpuasan dan lainnya.
“Kalau kita sadari terkait politik itu, setiap lima tahun pasti ada pergantian kok. Tidak usah terlalu dibawa ke kehidupan pribadi lah,” tegasnya.
Lanjutnya, selain pengaruh politik kata Jery, masalah ujaran kebencian ini juga dilatarbelakangi kurangnya literasi dan minimnya penegakan hukum karena enggannya korban melapor ke pihak berwajib.
“Literasi ini penting, ketika melihat gambar atau foto atau video di medsos yah disaring dulu sebelum disharing sehingga tidak memantik reaksi dari individu atau kelompok mengungkapkan kata-kata tidak sepantasnya,” tandasnya. (fia/gin)
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…