Categories: PAPUA TENGAH

Frans Pekey Ajak Warga Gunakan Hak Pilih

Satu Suara Menentukan Pembangunan Bangsa

JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengajak seluruh masyarakat di Kota Jayapura supaya menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum serentak di 2024 mendatang. Pemilu 2024 itu akan diawali dengan pemilihan presiden dan Wakil Presiden dan pemilihan legislative pada 14 Februari 2024.

“Tanggal 14 Februari 2024 yang akan datang,  saya mengajak kepada Bapak Ibu sekalian,  seluruh masyarakat di Kota Jayapura untuk datang ke TPS.  Untuk memberikan hak suaranya, 5 tahun sekali, memilih Presiden dan juga calon-calon yang mewakili di kursi DPR dan juga DPD,” kata Dr. Frans Pekey, Jumat (15/12).

   Dia mengatakan, satu suara dapat menentukan arah pembangunan bangsa ini selama lima tahun kedepan. “Satu suara menentukan pembangunan bangsa,” singkatnya.

   Karena itu, di berbagai tempat, di berbagai kegiatan dia  selalu mengajak  seluruh masyarakat di kota Jayapura,  untuk sama-sama menciptakan dan menjaga suasana kota Jayapura yang aman,  dan nyaman dalam rangka menyongsong pemilu serentak itu. Apalagi tahapannya sudah mulai dilakukan saat ini.

Untuk itu, dia menekankan, agar masyarakat tetap menjalin hubungan baik diantara sesama, baik keluarga, sahabat maupun tetangga. Jangan sampai perbedaan pilihan dapat menimbulkan perpecahan.

   “Pilihan boleh berbeda-beda, mungkin partai politik berbeda-beda, calon presidennya nomor urutnya berbeda-beda,  tetapi perbedaan itu tidak merusak persaudaraan kita.  Perbedaan itu tidak menyebabkan terjadi permusuhan terhadap saudara ataupun Tetangga maupun juga anggota keluarga kita.  Jagalah persaudaraan persahabatan untuk mewujudkan ketentraman dan kedamaian untuk kehidupan kita,” pungkasnya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

22 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

23 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago