Categories: PAPUA TENGAH

ASN Maju Pilkada, Harus Siap Konsekuensinya

Bawaslu Ingatkan ASN yang Maju Pilkada, jangan Setengah-setengah

JAYAPURA-Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir menegaskan bagi bakal calon kepala daerah yang masih berstatus ASN, apabila telah mendapatkan rekomendasi dan ingin mencalonkan diri sebagai Walikota Jayapura, maka wajib mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan.

  Menurut Frans Rumsawir, secara aturan, apabila telah mendapatkan rekomendasi dari partai politik, maka wajib bagi peserta bakal calon yang berstatus ASN mengajukan surat pengunduran diri di setiap instansi dimana mereka bekerja.

  “Tujuannya untuk menjaga netralitas seseorang sebagai aparatur sipil negara.

“Surat pengunduran diri itu penting, karena sebagai syarat verifikasi oleh KPU pada saat pendaftaran,” jelasnya Jumat (12/7).

  Pentingnya pengajuan surat pengunduran diri bagi bakal calon yang bersatus ASN ini, untuk mengantisipasi adanya sengketa  proses dalam Pemilukada. “Prinsipnya jangan sampai gara-gara itu menghambat pengajuan pendaftaran,” kata Frans.

  Apalagi surat pengunduran diri ini menjadi salah satu syarat utama pencalonan, maka diharapkan tidak diabaikan. Karena jika itu tidak dicantumkan, maka penyelenggara tidak akan menerima mendaftaran bagi yang bersangkutan.

   “Kami harapkan bagi siapapun yang ingin mencalonkan diri, namum masih berstatus ASN, maka mulai sekarang sudah ajukan surat ke intansi,” harapnya.

  Diapun mengatakan bagi yang bakal calon yang berstatus ASN, bila sudah mengundurkan diri, maka status ASN tidak dapat dikembalikan. “Itu sudah menjadi konsekuensi, meskipun kalah dalam pilkada, status ASN nya sudah tidak dapat dikembali,” jelasnya.

  Lebih lanjut pentingnya  surat pengunduran diri ini untuk menghindar sengketa proses dalam pencalonan. “Intinya itu harus berani, mau calonkan diri maka siap terima segala konsekuensi,” tegasnya.

  Pentingnya surat pendunduran jabatan ini untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Selain itu mendorong netralitas jabatan. Bahkan lanjutnya bila ingin serius mencalonkan diri, maka lebih baik jauh jauh hari mengundurkan diri sehingga dapat lebih dikenal  masyarakat.

  “Jangan setengah-setengah, kalau serius ya berani ambil sikap, sehingga masyarakat mengenal kita,” tuturnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pembangunan Sekolah Rakyat di Biak Resmi Dimulai

Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…

37 minutes ago

BTM: Pembangunan Sejatinya Bisa Menjaga Jati Diri dan Budaya

Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…

1 hour ago

Tahapan Seleksi Sekda Definitif Papua Pegunungan Tunggu SK dari Presiden

PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…

2 hours ago

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

3 hours ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

4 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

5 hours ago