

Juga Turunkan Angka Kemiskinan
JAYAPURA- Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Ani Rumbiak, menjelaskan bahwa program Bangga Papua diimplementasikan di 3 daerah, yakni Kabupaten Asmat, Lanny Jaya dan Paniai, sebab ketiga daerah ini memiliki angka kemiskinan yang tinggi dan indeks pembangunan manusia (IPM) yang rendah.
“Diharapkan pola percontohan ini dapat membuahkan hasil dengan program yang sesuai. Terlebih dalam menurunkan angka kemiskinan dan peningkatan IPM, sehingga kemudian dapat direplikasi ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua,” jelas, Ani Rumbiak, Selasa (14/5) lalu.
Rumbiak menjelaskan bahwa program Bangga Papua merupakan terobosan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, dalam membangun generasi dan keluarga Papua agar sejahtera, serta pemberian dana untuk anak usia 0 – 4 tahun, dengan memanfaatkan dana Otonomi Khusus (Otsus).
“Dengan kata lain, sejak kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe, SIP., MH., dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, SE., MM., kami telah memberikan perhatian khusus bagi peningkatan sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP) demi terciptanya generasi emas Papua di Bumi Cenderawasih,” tambahnya.
Oleh sebab itu, melalui program Bangga Papua, Pemerintah Provinsi Papua telah mendukung bentuk investasi di Tanah Papua dalam pelaksanaan Otonomi Khusus.(gr/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…