Categories: PAPUA TENGAH

Nilai Tak Sesuai Ekspektasi, Bisa Perbaikan di UN Susulan

Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si.,( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Ketua Panitia Ujian Nasional Provinsi Papua 2019, Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., membeberkan bahwa pelaksanaan ujian nasional susulan jenjang SMA dan SMK akan digelar pada 15 dan 16 April mendatang.  Sementara itu, untuk ujian nasional susulan jenjang SMP akan digelar pada 29 dan 30 April.

 “Ujian ini diperuntukkan bukan hanya bagi peserta ujian yang berhalangan hadir saat pelaksanaan UN, seperti sakit atau terdampak bencana, tapi juga dapat dijadikan kesempatan sebagai ujian perbaikan nilai bagi siswa peserta ujian yang merasa nilainya butuh perbaikan,” ujar Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., kepada Cenderawasih Pos, Kamis (11/4) kemarin.

 Menurutnya, jika kesempatan ujian nasional susulan ini tidak manfaatkan dengan baik, maka sangat disayangkan bagi kelanjutan pendidikan maupun ketika melamar pekerjaan.

“Kalau tidak dimanfaatkan, ya sayang karena penggunaan nilai ujian nasional bagi kelanjutan pendidikan bisa bermasalah. Artinya, nilai ujian nasional akan dicantumkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU), sehingga kalau nilainya di bawah standard yang ditetapkan perguruan tinggi, maka akan menemui kendala,” tambahnya.

 Hal ini perlu diberikan imbauan, sebab menurut Wantik, kebanyakan siswa peserta ujian nasional, ketika selesai ujian nasional, masih ada kecenderungan untuk tidak mengikuti ujian nasional susulan, sekalipun nilainya rendah.

 “Oleh sebab itu, solusinya tidak lain dengan mengikuti ujian nasional susulan, sehingga kalau meyakini bahwa nilainya tidak sesuai dengan yang standard di universitas favorit yang menjadi tujuan, maka dapat melakukan perbaikan nilai sehingga bisa masuk di universitas tersebut,” pungkasnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

57 minutes ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

57 minutes ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

2 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

3 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

7 hours ago

Wamentan: Indonesia Hentikan Impor Beras

Menurut dia, keberhasilan tersebut dicapai melalui strategi sederhana namun konsisten, yakni meningkatkan luas tanam sehingga…

8 hours ago