Categories: PAPUA TENGAH

Pemprov Bakal Tempatkan Sirene di Titik Tertentu Rawan Bencana

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua bakal tempatkan Sirene di titik titik tertentu. Hal ini menyusul dengan gempa susulan yang masih terus terjadi tercatat sejak Januari hingga kini.

“Kita akan segera tempatkan Sirene di wilayah sepanjang sini (perairan Kota Jayapura-red). Saireri, Biak, Serui dan titik lainnya,”Kata Plh Gubernur Papua M Ridwan Rumasukun kepada wartawan, Kamis (9/2).

Sebagaimana diketahui, wilayah Jayapura hingga kini hanya memiliki 1 Sirene yang berlokasi di belakang Kantor MRP. Alat tersebut fungsinya untuk memberikan pesan alarm kepada masyarakat, ketika terjadi gempa dengan kapasitas Magnitud yang lebih besar punya potensi terjadi tsunami.

Kepala BPBD Papua Welliam Manderi menyampaikan, ketika terjadi gempa yang lebih besar. Sirene tersebut memberikan pesan kepada masyarakat sekitar untuk segera waspada ke tempat yang lebih tinggi untuk bisa berlindung.

“Sirene tersebut jarak jangkauannya 3 Km dan sangat minim. Harusnya, di pesisir pantai mulai dari Base G hingga Skow harus memiliki Sirene,” kata Manderi kepada Cenderawasih Pos.

Terkait dengan minimnya Sirene tersebut, Manderi mengaku sudah dibicarakan dengan Plh Gubernur M Ridwan Rumasukun.

“Mudah mudahan dalam tahun ini kita sudah mendapatkan alat alat ini. Sehingga kita bisa pasang di titik titik yang dianggap memiliki potensi terjadi gempa, terjadi tsunami atau terjadi apapun yang diakibatkan bencana non alam,” terang Manderi.

Manderi berharap, tahun ini sudah ada bantuan sehingga minimal 4 atau 5 titik bisa dilakukan pemasangan Sirene di sepanjang jalur pantai dari Base G hingga Holltekamp.

“Dengan begitu, masyarakat pesisir

mendapat peringatan informasi lebih dulu melalui sirene. Sehingga mereka lebih cepat bergeser ke tempat yang lebih aman,” pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

8 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

9 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

10 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

11 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

12 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

13 hours ago