Categories: SENTANI

Grimenawa Pantas Dimekarkan

SENTANI-Anggota DPRD Kab Jayapura yang juga salah satu tokoh masyarakat di Lembah Grime, Matheis Lewerisa mengatakan, aspirasi pemekaran daerah otonomi baru Grimenawa yang saat ini sedang diperjuangkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat secara khusus yang ada di Lembah Grimenawa, merupakan satu hal yang sangat tepat dan pantas.

Terutama dalam mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang ada di daerah yang memang cukup jauh,  bahkan sangat jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Jayapura.

“Kalau saya melihat ini sangat urgen, daerah kita yang begitu luas , kalau satu kabupaten tidak akan lihat pembangunan di situ. Tapi kalau sudah dipersempit, itu mungkin baru bisa kelihatan,” kata Metheis Lewerisa kepada media ini, Jumat (11/2).

Lanjut dia, mengenai usulan pemekaran ini sebenarnya sudah diperjuangkan sejak 20-an tahun yang lalu. Hanya saja sampai saat ini pemerintah pusat belum menindaklanjuti usulan itu. Terbaru, pihaknya selaku perwakilan rakyat di wilayah itu bersama Penjabat Bupati Jayapura kembali menyerahkan aspirasi tersebut.

“Kemarin kebetulan Bapak Pj Bupati memfasilitasi tim dari maayarakat untuk ketemu DPD pusat, untuk membicarakan masalah perkembangan DOB Grimenawa yang sudah 20 tahun terkatung-katung,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya selaku anggota DPR dari daerah pemilihan wilayah itu juga sempat mempertanyakan alasan dari pemerintah pusat, mengapa daerah otonomi baru Grimenawa  ini belum juga dimekarkan.

“Penjelasan dari DPD ada persoalan administrasinya yang belum lengkap. Tapi yang paling inti, mereka akan panggil dari Depdagri dan  Komisi II di DPR RI untuk membicarakan hal ini,” ujarnya.

Adapun dokumen yang diserahkan itu merupakan data dokumen yang diperlukan untuk melengkapi kekurangan,  terutama sebagai persyaratan pembentukan daerah otonomi baru.  Selanjutnya pihaknya akan menyerahkan jawaban atas aspirasi ini kepada perwakilan DPD RI.”Nanti aspirasi ini akan dilanjutkan oleh DPD selaku perwakilan kita, ” pungkasnya. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago