Dikatakan, apa yang dilakukan merupakan bentuk transparansi KPU. Dilakukan secara terbuka dan memberikan akses secara luas kepada masyarakat yang mau menyaksikan proses rekapitulasi suara.
Ia pun mengingatkan kepada penyelanggara agar melaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 18 Tahun 2024 berkaitan dengan proses rekapitulasi.
“Ini adalah pesta rakyat, sehingga dalam proses rekapitulasi harus kita dekatkan kepada masyarakat yang sudah memberikan hak pilihnya,” ujarnya.
Sementara disinggung ada tekanan yang didapatkan dari pihak lain, Fajar mengaku hingga kini semua berjalan baik, tidak ada tekanan yang dialamatkan untuk KPU. “Kami harap PSU kali ini melahirkan pemimpin sesuai kehendak rakyat,” ungkapnya.
Terkait dengan klaim kemenangan masing-masing tim pasangan calon, Fajar justru meminta masyarakat tetap bersabar sembari menunggu proses rekapitulasi yang sedang dilakukan, yang nantinya akan ditetapkan oleh KPU.
“Quick count menjadi indikasi tapi tidak menjadi hasil yang kemudian secara resmi menjadi pedoman atau rujukan untuk dilakukan penetapan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…