

Yohannes Fajar Irianto Kambon (foto:KPU for Cepos)
JAYAPURA – Pelaksana Harian (Plh) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Fajar Irianto Kambon, menegaskan pentingnya prinsip transparansi dalam seluruh proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua, khususnya pada tahapan rekapitulasi suara dari tingkat distrik hingga provinsi.
Menurut Fajar, penyelenggara wajib membuka ruang bagi publik yang ingin menyaksikan langsung jalannya proses rekapitulasi. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan proses pemilu berjalan jujur serta adil.
“Transparansi adalah kunci utama dalam menjaga integritas PSU. Penyelenggara harus memberikan akses bagi masyarakat yang ingin melihat langsung proses rekapitulasi,” ujar Fajar saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (7/8) malam.
“Selain itu, pemanfaatan media seperti online, cetak, televisi, radio, hingga platform YouTube sangat diperlukan,” lanjutnya.
Ia menyampaikan, pihaknya mendorong agar tahapan rekapitulasi dapat disiarkan secara langsung melalui media, khususnya YouTube, agar bisa diakses oleh masyarakat luas.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…