Categories: PAPUA TENGAH

PLBN Skouw Resmi Dibuka Aktivitas Masyarakat Berjalan Normal

JAYAPURA- Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Muara Tami, Jayapura, Provinsi Papua kembali dibuka setelah tutup selama dua tahun dampak pandemi Covid-19 melanda Bumi Cenderawasih.

Kepala Subseksi Pemeriksaan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Yulius Lilingan di Jayapura, Jumat, mengatakan PLBN Skouw resmi beroperasi sejak Senin 24 Oktober 2022.

“Sebenarnya kami sudah resmi beroperasi cuma menunggu pasangan kami di sebelah border (perbatasan) Papua Nugini (PNG) buka dulu barulah kembali lakukan aktivitas,” katanya.

Menurut Yulius, dengan dibuka kembali perbatasan ini diharapkan masyarakat kedua negara bisa melakukan aktivitas perekonomian.

“Dengan dibukanya border pos Wutung ini maka masyarakat Indonesia dan PNG bisa melakukan aktivitas di kawasan perbatasan seperti ke pasar, berburu, menangkap ikan dan lainnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berharap dengan dibuka kembali batas negara tersebut dapat merawat hubungan baik yang selama ini terjalin antara Pemerintah Indonesia dan PNG.

“Bagi warga yang mau keluar negeri melalui PNG baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) sudah boleh melewati PLBN Skouw,” katanya lagi.

Dia menambahkan PLBN Skouw dapat dilewati dengan menggunakan dokumen yang sah seperti paspor dan visa yang masih berlaku.

Sementara itu, Administrator PLBN Skouw Yan Numberi mengatakan pihaknya mengapresiasi dibukanya kembali perbatasan oleh PNG setelah ditutup sejak 2020 akibat merebaknya pandemi COVID-19.

“Dengan dibukanya kembali Perbatasan RI-PNG yang menghubungkan Skouw (RI)-Wutung (PNG) maka masyarakat kedua negara dapat kembali melintasinya dengan memenuhi ketentuan yang berlaku di kedua negara,” katanya.

Dia menjelaskan meskipun perbatasan RI-PNG sempat ditutup akibat merebaknya pandemi Covid-19, namun pihaknya beberapa kali membuka perbatasan terutama saat pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Vanimo.

“Lebih dari 1.000 orang yang melintas melalui PLBN Skouw, saat perbatasan kedua negara ditutup akibat merebaknya pandemi Covid-19, ” katanya lagi.(Antara/gin)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

9 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

11 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

12 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

13 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

14 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

15 hours ago