

Binmas Noken menggelar Program Koteka dengan bertemu serta mengajak Tokoh Agama Jhon Abugau selaku Dewan Gereja Katolik Santo Mikael Bilorai Kabupaten Intan Jaya, Minggu (6/11). (FOTO: Humas Polda Papua)
JAYAPURA-Binmas Noken menggelar Program Koteka dengan bertemu serta mengajak Tokoh Agama Jhon Abugau selaku Dewan Gereja Katolik Santo Mikael Bilorai bersama Masyarakat menjaga kestabilan keamanan Kabupaten Intan Jaya, Minggu (06/11).
Dalam kegiatan itu, Personel Binmas Noken yang dipimpin Ipda Engel Mayor menyampaikan maksud kedatangannya yakni menjalin silaturahmi sekaligus mengajak Jhon Abugau menjadi mitra Kamtibmas Polri.
“Tentunya Polisi tidak dapat bekerja sendiri, yang artinya perlu dukungan dari masyarakat. Lalu, Jhon Abugau selaku Dewan Gereja Katolik Santo Mikael Bilorai adalah orang yang dihormati, sehingga kami ingin mengajak bekerjasama menjaga keamanan Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya,” ujar Ipda Engel Mayor.
Sementara itu, di tempat berbeda, Akbid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal S.H mengatakan dibutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar terselenggaranya Kamtibmas aman dan kondusif di Intan Jaya.
“Peran tokoh masyarakat sangat penting, oleh karena itu lewat Program Koteka ini, diharapkan terbentuk kerjasama yang Baik, dengan tujuan terjaganya kamtibmas aman dan kondusif di kabupaten Intan Jaya,” tutur Kabid Humas.(gin)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…