

Suzana Wanggai
Jika Dibuka Akan Terapkan Prokes Ketat
JAYAPURA – Meski angka kasus sudah mulai menurun,namun akses kedua negara masih ditutup. Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai mengatakan, meski jumlah kasus menurun akses perbatasan masih tetap ditutup.
“Meningkatnya kasus Covid- 19 Saat ini, kedua negara telah menutup akses perbatasan meski angka kasus saat ini menurun namun belum ada pembahasan lebih lanjut antar kedua negara, untuk membuka akses perbatasan,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (5/3) kemarin.
Diakuinya, kedua negara sebelumnya telah menyepakati bahwa akan membuat SOP terkait perencanaan pembukaan akses perbatasan kedua negara dan akan dilakukan pertemuan.
Pihaknya mengharapkan akses kedua negara bisa segera dibuka, agar aktivitas masyarakat baik PNG maupun Indonesia tidak lagi mengikuti jalur non formal melainkan jalur formal.
“Kita menunggu pertemuan selanjutnya untuk kedua negara, yang jelas untuk membuka akses kedua negara, pasti akan melalui prosesdur yang ketat,”tambahya. (ana/gin)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…