Categories: PAPUA TENGAH

Seminggu Dibatasi 5 Penerbangan

Reky Ambrauw ( FOTO: gratianus silas/cepos)

Berlaku Mulai 10 Juni Mendatang

JAYAPURA- Dengan adanya kebijakan Relaksasi Kontekstual Papua,  transportasi udara dan laut kembali dibuka, namun dengan tetap berpedoman pada penerapan protokoler kesehatan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw, bahwa relaksasi transportasi udara dimulai pada 10 Juni mendatang.

“Pengaturan operator penerbangan, di mana terdapat 5 maskapai, yakni Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Lion Air dan Batik Air, sehingga akan diatur dalam satu hari hanya dibatasi satu kali penerbangan masuk dan ke luar Jayapura (Bandara Sentani),” ungkap Reky Ambrauw, Rabu (3/6) lalu.

Dengan kata lain, dalam satu minggu terdapat 5 penerbangan masuk-keluar Bandara Sentani. Ambrauw memberikan contoh, Senin untuk Garuda Indonesia, Selasa untuk Batik Air, Rabu untuk Citilink, Kamis untuk Sriwijaya dan Jumat untuk Lion Air.

 “Dengan satu minggu terdapat lima penerbangan, atau dalam satu hari dibatasi satu penerbangan saja, maka pengawasan di bandara bisa berjalan dengan efektif. Kita baru uji coba dan realisasinya pada 10 Juni nanti,” jelasnya.

 Sementara untuk rute penerbangan masih bersifat langsung Jayapura – Jakarta. Dengan kata lain, tidak ada transit ke daerah lain selain Jakarta.

 “Untuk penumpang dalam pesawat itu hanya 50 persen dari total seat pesawat, sehingga ada physical distancing di atas pesawat. Penumpang yang masuk pesawat akan diatur pihak berwenang, mulai dari Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, PT Angkasapura hingga Polri, untuk pengawasan naik dan turunnya penumpang,” terangnya.

Sementara transportasi laut juga terdampak kebijakan Relaksasi Kontekstual Papua, sehingga KM Ciremai dijadwalkan untuk berlabuh di Pelabuhan Jayapura pada 8 Juni mendatang.

“Direncanakan dan sudah tentu kita akan melaksanakan protokol kesehatan. Penumpang KM Ciremai adalah 50 persen dari total kapasitas kapal dalam rangka physical distancing di atas kapal,”tandasnya (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

9 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

10 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

11 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

12 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

13 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

14 hours ago