

Muhammad Ferrari jadi salah satu pemain potensial yang siap meledak di Piala AFF 2024 bersama Timnas Indonesia. (Instagram/@ferarrimuhammad)
JAKARTA-Kabar gembira bagi penggemar sepak bola Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, dipastikan akan tetap menakhodai Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Kendati sempat beredar rumor bahwa PSSI akan menunjuk pelatih baru karena Shin Tae-yong fokus pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, tapi PSSI akhirnya membuat keputusan Shin akan memimpin skuad Garuda di ajang paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.
Keputusan itu membuat Shin dihadapkan pada tantangan besar. Marselino Ferdinan dan beberapa pemain kunci lainnya tidak akan tersedia karena fokus pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Oleh karena itu, Shin akan memanfaatkan pemain muda berbakat dari Timnas Indonesia U-23 dan U-19. Tiga nama pemain muda sudah mencuat sebagai calon kuat yang siap bersinar di Piala AFF 2024: Muhammad Ferrari, Welber Jardim, dan Jens Raven.
Pemain muda Persija Jakarta, Muhammad Ferrari, menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Shin Tae-yong untuk memperkuat pertahanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Penampilannya yang konsisten dan solid di Piala Asia U-23 2024 membuat Ferrari mendapatkan banyak pujian. Sebagai pemain bertahan, Ferrari memiliki naluri bertahan yang kuat dan kemampuan membaca permainan yang baik, sehingga menjadi andalan utama di lini belakang.
Pada Piala Asia U-23 2024, Ferrari menunjukkan kelasnya dengan selalu tampil dalam enam pertandingan Timnas Indonesia U-23. Performa stabilnya membantu Garuda Muda melaju hingga babak semifinal, meskipun akhirnya harus puas tanpa tiket ke Olimpiade Paris 2024.
Di usia 21 tahun, Ferrari sudah matang dalam mengawal lini belakang dan menjadi pilihan utama Shin Tae-yong untuk menghadapi tantangan di Piala AFF 2024.
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…