Categories: BERITA UTAMA

TPNPB Minta Presiden Tuntaskan Masalah HAM Sebelum November

Diduga Dilakukan KKB Pimpinan Elkius Kobak

JAYAPURA-Perkembangan kasus tewasnya seorang sopir bernama Abdul Muzakir yang diduga dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) hingga Kamis (1/8) kemarin masih terus diselidiki.

Polisi menduga jika pelaku adalah KKB pimpinan Elkius Kobak. Pasalnya Elkis selama ini dikatakan meski diam, namun sesekali ia kerap muncul dan menebar terror.

“Dugaan kami ke situ, sebab ia (Elkius) selama ini  memang  tidak muncul tapi kalau muncul biasa langsung buat  gangguan,” beber Kapolres Yahukimo, Heru.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno  mengatakan  dari informasi yang diperoleh, insiden ini terjadi ketika korban Abdul Muzakir, yang merupakan supir truk, sedang dalam perjalanan menuju Kampung Masi untuk mengambil kayu.

  Truk tersebut membawa 16 orang, dengan 13 orang duduk di bak belakang dan 3 orang di kabin depan.

“Saat truk melaju, tiba-tiba KKB yang berjumlah enam orang muncul dari semak-semak dan mengadang truk tersebut. Satu dari enam orang tersebut membawa senjata api jenis SS2, sementara lima lainnya membawa senjata tajam jenis parang,” kata Bayu.

Melihat ancaman tersebut, Korban Abdul Muzakir segera memutar truk untuk melarikan diri ke arah kota. Namun, truk mengalami kendala dan mati di tengah jalan. Sementara salah satu saksi  menjelaskan bahwa  pelaku menggunakan pakaian yang mencirikan kelompok KKB dengan salah satu pelaku mengenakan baju kaos bermotif loreng, rambut gimbal, dan ikat kepala berwarna merah, kuning, dan hitam.

“Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, yaitu, dua unit handphone yang terbakar, lima botol minuman dingin, satu kantung kresek berisi pinang, satu pasang sandal merek Swallow berwarna hijau, dan satu bungkus rokok merek Essedouble” tutur Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz.

   Hingga saat ini, ke 13 penumpang yang berada pada bak truk bagian belakang belum diketahui keberadaanya dan masih dalam pencarian oleh tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo juga Brimob Polda Papua.

   Ditambahkanya, pelaku merupakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Yahukimo dan Hingga saat ini, pihak kepolisian dalam hal ini, Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kontak Tembak Warnai HUT RI di Mimika, Satu Prajurit Gugur

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…

7 hours ago

Demo Pecah di Waena, Aparat dan Massa Sama-sama Terluka

​Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…

8 hours ago

Korban Gempa NTT Terus Bertambah, 68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…

9 hours ago

Bupati Keerom Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…

11 hours ago

Sang Saka Berkibar, Tolikara Rayakan HUT Ke-81 RI Usung Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…

12 hours ago

HUT ke-81 RI di Puncak Jaya Khidmat Tanpa Ada Gangguan

Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…

13 hours ago