

Pemain Persipura Jayapura saat dikawal ketat pemain tuan rumah Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (6/10) malam. (Foto M. Anjar (Radar Lamongan).
JAYAPURA – Tim Persipura Jayapura meraih kenangan secara dramatis atas tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Senin (6/10) malam kemarin.
Skuat Mutiara Hitam sempat dibuat gigit jari pada babak pertama setelah tertinggal lebih dulu lewat gol “sang mantan” Osvaldo Haay pada menit ke-35 membawa Persela unggul 1-0.Memasuki babak kedua, sang juru taktik Persipura, Ricardo Salampessy, mengambil keputusan tepat. Ia memasukkan dua amunisi segar yang mengubah jalannya pertandingan.
Memasukan Feri Pahabol dan Kelly Sroyer terbukti jitu. Duet Feri dan Kelly sebagai penyerang sayap langsung mengobrak-abrik pertahanan Laskar Joko Tingkir. Persipura berhasil melakukan comeback dalam waktu 4 menit lewat gol tandukan Kelly Sroyer pada menit 72. Kemudian pada menit ke-76, giliran Ramai Rumakiek yang mengoyak jaring gawang tuan rumah yang dikawal Mario Londok.
Insiden menarik terjadi sebelum terjadinya dua gol Persipura, dimana lampu stadion sempat padam selama empat-lima menit dimenit 71. Seolah membawa berkah, tepat setelah lampu Stadion Surajaya kembali menyala Persipura langsung melakukan comeback dengan waktu singkat.
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…