Categories: ALL SPORT

Turnamen Badai Cartenz Diikuti 20 Tim

NABIRE– Panitia Turnamen sepak bola Badai Cartenz Cup V tahun 2025 mempertemukan perwakilan klub untuk mengetahui regulasi pertandingan yang akan dipertandingkan di lapangan Kodim 1705 Nabire.

CEO Badai Cartenz, Henes Sondegau mengatakan pertemuan yang dibuat ini untuk membekali setiap klub peserta tentang aturan main nantinya. 

“Technical meeting ini membahas tentang aturan pertandingan dari panitia dan regulasi dari wasit, tentu kita ingin mensukseskan turnamen ini badai Cartenz cup ke – V tahun 2025 di Nabire,” ujar Ceo Badai Cartenz, Henes Sondegau kepada media usai memimpin technical meeting di Hotel Yahor In Nabire, Kamis, (22/5) kemarin.

“ Hari Sabtu tanggal 24 Mei kita gelar pembukaan turnamen di lapangan Kodim 1705 Nabire dan kalau Gubernur tidak berhalangan beliau akan buka turnamen Badai Cartenz Cup V,” tuturnya.

Ia mengatakan 20 tim yang mendaftar di turnamen Badai Cartenz Ke-V siap memperebutkan piala bergilir yang terus pindah tangan selama empat tahun. Untuk penonton menurut Ceo Badai Cartenz yang juga anggota DPR Papua Tengah ini menjelaskan panitia akan menyiapkan tempat sendiri untuk penonton.

“ Kami siapkan tempat khusus. Jadi, kompetisi badai Cartenz ini kita bikin agak lain,” jelas Sondegau.  Lanjut dia, Penonton tetap boleh masuk tapi pakai karcis. Karcisnya motor Rp. 2.000 dan Mobil Rp. 5.000

“ Kita optimis buat turnamen bagus jadi kita pakai karcis. Para pemain yang terlibat dalam turnamen ini adalah pemain-pemain di liga 4, liga 3, bahkan liga 2 di tanah Papua sehingga performa permainan yang ditunjukkan pasti berkualitas dan jadi motivasi untuk anak-anak muda di Papua Tengah,” tambahnya. (txt/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

34 minutes ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

2 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

3 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

4 hours ago

Kebakaran Hanguskan Dapur dan Gudang Panti Asuhan Putri Kerahiman

Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…

5 hours ago

Surplus Produksi Telur Papua Perkuat Pasokan Dapur MBG

Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…

6 hours ago