Categories: OLAHRAGA

Jadwal Tidak Menguntungkan, PSBS Tetap Fight

JAYAPURA – Juru taktik PSBS Biak, Ega Raka Galih sedikit kecewa dengan jadwal timnya pada kompetisi liga 2 2022/2023. Dirinya mengaku jika jadwal yang dikeluarkan oleh pihak PT LIB selaku operator kompetisi jauh dari perkiraan.

Melihat draf jadwal, PSBS Biak memang tidak begitu diuntungkan. Pasalnya PSBS Biak harus melakoni laga yang menguras kondisi fisik dan finansial. Mengingat PSBS setiap away hanya menjalani sekali pertandingan, begitu juga ketika kembali menjalani laga home hanya sekali kemudian melakukan laga away.

Untungnya pada pekan ke-8 dan pekan ke-9, tim berjuluk Napi Bongkar itu mendapatkan kesempatan untuk memainkan dua laga away sekaligus, kontra Deltras Sidoarjo dan Persiba Balikpapan. Begitu juga pada pekan ke-18 dan pekan ke-19, giliran PSBS yang menjamu Deltras Sidoarjo dan Persiba.

“Bayagan awal kita, jadwalnya doble, sekali away dua pertandingan, tapi kenyataannya kita satu away, satu home,” ungkap coach Ega kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Selasa (23/8) kemarin.

  Kata coach Ega, dengan kondisi tersebut tentu akan berdampak besar bagi finansial klub. Serta kondisi fisik pemainnya. “Kita (PSBS) berdomisili di Papua dan kita harus menggunakan pesawat jika keluar. Dari sisi transportasi dan akomodasi tentu berat,” ujarnya.

Tapi coach Ega menegaskan jika hal itu tidak mengurangi semangat mereka. Pelatih kelahiran Magelang itu menegaskan jika mereka sudah siap untuk menyambut kompetisi musim ini. “Meski jadwalnya seperti itu, tapi secara teknis dengan kondisi apapun kami harus siap. Tim sudah sangat siap,” pungkasnya. (eri/wen).

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: LIGA

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

16 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

17 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

18 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

19 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

20 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

21 hours ago