Keenam, sering lupa jadwal, kehilangan barang, dan miskomunikasi. Tanda lain yang kerap muncul adalah sering “melayang” saat percakapan atau membaca, mudah terdistraksi oleh pikiran sendiri, serta sering lupa pada janji, tenggat waktu, atau tugas rutin. Fluktuasi suasana hati dan masalah interpersonal juga merupakan ciri yang umum mudah frustasi, cemas, atau mengalami perubahan suasana hati yang cepat, serta sering dianggap tidak perhatian atau tidak bertanggung jawab oleh orang lain.
Ketujuh, langkah pertama: konsultasi, bukan self-diagnose. Diagnosis tidak boleh ditegakkan melalui self-diagnose karena gejalanya bisa mirip dengan gangguan lain. Psikiater akan melakukan wawancara terkait riwayat masa kecil, pencapaian akademik atau pekerjaan, hubungan sosial, hingga kondisi kesehatan secara menyeluruh. (*/Jawapos.com )
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Ekspedisi Patriot merupakan program kerjasama Undip dengan Pemerintah Kabupaten Keerom yang digagas oleh Kementerian Transmigrasi…
SMA YPK Diaspora Kotaraja menandai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 dengan meluncurkan program kelas bilingual…
Kasat Resnarkoba Polres Jayapura AKP Bima Nugraha Putra mengatakan, penerapan Restorative Justice dilakukan secara selektif…
Insiden maut ini mengakibatkan satu orang penumpang mengalami luka berat dan sembilan lainnya—termasuk dua anak…
Kepala Kantor Bea dan Cukai Merauke Isa Ramadhan menyatakan, penanganan kasus kepemilikan puluhan bungkus rokok…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui…