

Pemeriksaan surat surat kendaraan saat razia kendaraan yang digelar Bappenda Provinsi Papua bersama Samsat dan Lantas Polda Papua di PTC, Rabu (29/6) kemarin. (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Sebanyak seratusan kendaraan roda empat terjaring saat razia yang digelar oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Papua bersama Samsat, Jasa Raharja dan Lantas Polda Papua di PTC, Rabu (29/6) kemarin.
Dalam razia yang digelar selama satu jam itu, ada sebagian pemilik kendaraan yang menunggak pajaknya dan ada juga yang surat surat kendaraannya sudah mati. Sehingga mereka diarahkan untuk membayar pajak kendaraannya.
Pantauan Cenderawasih Pos, ada juga kendaraan yang nekat berbalik arah dan mencari jalur lain agar tidak terkena razia tersebut.
Kabid Pajak Bappenda Iskandar Wonda menyampaikan, pihaknya menggelar razia kendaraan bersama Polda Papua dan Samsat.
“Razia bagian dari tugas yang kami lakukan setiap tahun dengan waktu yang tidak menentu, razia ini salah satu cara untuk mencapai target pendapatan Bappenda,” kata Iskandar Wonda yang ikut serta saat razia di PTC kemarin.
Dikatakan, razia yang dilakukan dengan pemeriksaan kelangkapan surat kendaraan dan pemilik kendaraan yang terlambat membayar pajak kendaraannya.
“Yang kami temukan di lapangan sebagian pemilik kendaraan masih ada yang lalai membayar pajak kendaraannya, dengan cara menggelar razia kita mengingatkan orang untuk membayar pajak, sebab negara ini dibangun dengan pajak,” terangnya.
Dengan membayar pajak kata Iskandar maka uangnya untuk pembangunan seperti membangun jembatan dan jalan. “Kami akan rutin mengadakan razia agar masyarakat dalam hal ini pemilik kendaraan jeli membayar pajak,” kata dia.
Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Jayapura, Mohammad Bauw menyampaikan kegiatan sweeping untuk pemeriksaan kelengkapan dokumen seperti Pajak Kendaraan. Untuk kendaraan yang sudah jatuh tempo segera dilakukan pembayaran pajaknya.
“Kita mengimbau warga yang membeli kendaraan bermotor, sebelum jatuh tempo segera melakukan pembayaran untuk menghindari denda. Kita memeriksa kendaraannya kemudian kita cek surat kendaraannya, kalau dia sudah jatuh tempo segera dia bayar pajak kendaraannya,” kata Bauw. (fia/CR-268)/gin)
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…