Fathur pun menjelaskan, bahwa posisi rumah yang berada di sekitar tebing menyebabkan istrinya menjadi korban. Tebing yang longsor tersebut menghantam rumah tempat tinggalnya yang saat kejadian tengah berada di kamar dan mempersiapkan diri untuk mengungsi. Namun akibat hujan deras, tiba-tiba tebing longsor dan menyebabkan istrinya menjadi korban.
”Saat itu menjelang jam 8 malam. Istri di kamar dan akan keluar untuk mengungsi. Namun tiba tiba tebing dekat rumah longsor dan dia menjadi korban,” ujar Fathur terbatah-batah menahan sedihnya.
Seperti diketahui, banjir lahar dingin ini menerjang puluhan desa dan memporak porandakan infrastruktur seperti jembatan, jalan ataupun beberapa fasilitas umum. Ribuan jiwa dilaporkan mengungsi untuk menghindari terjangan lahar dingin dan tiga orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. (idr/mia/syn)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pertandingan akan berlangsung hingga 16 Maret mendatang. Fase penyisihan hingga semifinal dilaksanakan di Lapangan Tunas…
Penyerahan piala ke pemkab Jayawijaya oleh Wamena United ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah…
Daud Arim menilai kekalahan dalam dua laga tandang terakhir bukanlah akhir dari segalanya. Ia memaklumi…
Seperti diketahui, kompetisi Liga 4 Zona Papua Tengah telah resmi bergulir sejak dibuka pada Minggu…
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam…
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, selaku Inspektur Upacara, dan dihadiri…