

Upacara persemayaman jenazah Anumerta Deden Maulana di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (22/1). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)
JAKARTA-Keluarga menceritakan saat ikut upaya pencarian terhadap salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Deden Maulana (43) di Makassar.
“Alhamdulillah kami dari pihak keluarga kemarin difasilitasi untuk bisa berangkat ke Makassar,” kata adik ipar Deden, Asep Hilman Rosadi dalam upacara persemayaman di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis.
Hilman mengaku selama di Makassar mendapatkan pelayanan terbaik dan informasi-informasi yang akurat. Dia juga mengaku telah memberanikan diri untuk datang dengan perjalanan 2,5 jam dari bandara dan perjalanan satu jam menaiki motor.
Karena itu, dia mengapresiasi segala bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) maupun pihak lainnya yang terlibat. Dia mengapresiasi kepada seluruh jajaran atas upaya yang luar biasa dalam proses pencarian, evakuasi, dukungan moril bagi keluarga, dan penanganan sampai nanti pemakaman.
“Saya juga melihat dengan mata saya sendiri bagaimana para relawan dari Basarnas, TNI, bekerja keras. Dan kami dari pihak keluarga menyadari ternyata memang tidak mudah untuk mengevakuasi para korban,” katanya.
Dia mengaku bersyukur bisa berangkat ke Makassar untuk menjemput jenazah sang kakak yang akan dimakamkan di Kota Garut, Jawa Barat. Upacara persemayaman dimulai pukul 10.36 WIB sebagai tanda jasa kepada mendiang dengan diberikan pangkat anumerta.
Jenazah Deden Maulana ditemukan Tim SAR gabungan dalam operasi SAR pada Minggu (18/1) sekitar pukul 14.20 Wita di lereng Gunung Bulusaraung dengan kedalaman 300 meter, setelah pesawat nahas itu jatuh akibat menabrak gunung tersebut pada Sabtu (17/1) siang.
Jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin laki-laki akhirnya teridentifikasi atas nama Deden Maulana setelah tes post mortem dan antre mortem di Posko DVI Biddokes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Kumala Makassar, Rabu malam.
Korban diketahui sebagai pegawai bidang pengelola barang milik daerah di KKP yang turut menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) tersebut. (*/jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…