Categories: NASIONAL

Mau Berusaha, Jangan Hanya Berharap Bantuan Modal dari Pemerintah

MERAUKE- Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Merauke Thomas Kimko, S.STP meminta kepada masyarakat yang baru memulai suatu usaha agar tidak terlalu menggantungkan modal usaha dari pemerintah untuk memulai suatu usaha.

Namun harus diawali  dengan niat dan usaha sendiri lebih dulu, baru usaha tersebut bisa sukses kedepannya.  Sebab, jika mengharapkan modal usaha dari pemerintah, maka usaha tersebut tidak sepenuhnya dilaksanakan.

‘’Saya mau sampaikan, terutama kita orang asli Papua bahwa kalau mau buka usaha, jangan  terlalu mengharapkan modal usaha dari pemerintah. Mengapa, karena kita tidak akan melaksanakan 100 persen.

Kecuali kalau kita sudah berjuang sendiri, usaha kita sudah mulai bertumbuh kemudian ada suntikan bantuan dari pemerintah, ya syukur. Jadi jangan pernah berharap kita melulu bantuan dair pemerintah. Percaya atau tidak, saya jamin tidak akan bertahan lama,’’ kata Thomas Kimko saat memberikan materi pada Digital Entrepreneurship Akademy  dengan tema cerdas menabung untuk Ibu Rumah Tangga yang diikuti mama-mama Papua di swissbelHotel Merauke, Jumat (19/8).

   Thomas Kimko yang juga salah satu pengusaha peternak ayam petelur di Merauke ini membagikan pengalamannya, bagaimana memulai untuk usaha peternak ayam hingga sekarang ini menjadi Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur di Merauke ini.

Menurutnya, saat memulai usaha tersebut dengan 500 ekor ayam, dirinya  betul-betul tidur dengan ayam. Ini dilakukan karena anak ayam sangat sensitif dengan cuaca. Terlalu panas bisa mati. Terlalu dingin ayam bisa mati. Lampu mati ayam bisa mati dan lampu terlalu terang ayam juga bisa mati.

’Sampai-sampai istri saya kalah itu suruh saya memilih ayam atau dia,’’ katanya.

Selain itu, lanjut dia, ketika mau usaha maka harus ditanamnkan dalam hati dan siap menerima resiko dari usaha yang dilakukan tersebut. Dan ketika usaha tersebut gagal, maka jangan langsung berhenti. Tapi harus kembali dilakukan. ‘’Harus siap menerima resiko ketika gagal. Karena namanya setiap usaha, pasti ada resikonya,’’ jelasnya. Selain itu juga memiliki kemitraan.

Sebagai orang Timur, sifat kekeluarganya sangat tinggi. Iapun menceritanya saat memulai usaha beternak ayam petelur tersebut. Saat itu, jelas Thomas Kimko, dirinya menyampaikan kepada istrinya bahwa kalau mau makan telur maka harus beli.

‘’Istri bilang eh bapak itu kita punya telur ayam. Tapi saya sampaikan, tetap harus beli kalau makan telur. Kalau selama ini beli Rp 70.000 atau Rp 75.000/rak, maka saya sampaikan ke istri untuk beli sama dengan harga itu. Istri saya sampaian mengapa  harus begitu ya,”ujarnya panjng lebar.

Menurut  Thomas Kimko, bon atau utang tidak jadi masalah apabila modal sudah kuat. Tapi jika baru memulai usaha dengan modal yang tipis dan harus kredit ke bank, maka usaha tersebut tidak akan berkembang bahkan bisa bangkrut. ‘’Jadi buang yang namanya sosial. Jadi kunci keberhasilan kita harus berani yang namanya sosial. Boleh sosial tapi disisihkan dari keuntungan. Nanti dari yang disisihkan itu baru pakai bantu keluarga,’’ tandasnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

34 minutes ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

2 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

3 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

5 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

6 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

7 hours ago