Misi Imron sederhana namun mendalam, ia ingin memutus rantai buta huruf di Kampung Enggros dan menjauhkan anak-anak dari ketergantungan pada ponsel pintar. Ia ingin literasi tumbuh dari atas air. “Anak-anak sekarang ini banyak bermain HP, dan saya ingin mengurangi tingkat kecanduan bermain HP, dan kita alihkan ke kegiatan seperti ini,” ujarnya.
“Saya di sini mengajarkan menulis, berhitung dan membaca. Saya membantu mereka untuk lebih lancar lagi,” sambungnya.
Kampung Enggros, adalah kampung unik yang terletak di tengah lautan. Kampung ini seolah terapung di atas wilayah perairan teluk Youtefa. Walaupun letaknya berada di laut, semua fasilitas di kampung ini cukup memadai. Hampir seluruh warga kampung merupakan masyarakat adat.
Jalan yang berupa dermaga kayu menyebar luas menghubungkan rumah satu dengan lainnya. Rumah-rumah kayu khas penduduk pesisir Papua pun menjadi potret kampung ini. Perahu motor satu-satunya transportasi yang digunakan masyarakat Kampung Enggros.
Imron berkisah, cikal bakal lahirnya Perpustakaan Terapung ini atas dorongan masyarakat di Kampung Enggros sendiri. “Waktu itu saya mengajar anak-anak ini dari rumah ke rumah. Kemudian dari situ saya dan warga kemudian berpikir bagaimana jika kita buat perpustakaan terapung. Nah dari situ lahirnya perpustakaan ini,” kisahnya.
Di juga harus pandai-pandai membagi waktu di tengah kesibukan penugasan di Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud). “Kalau memang ada kesempatan setiap hari saya buka, paling tutup kalau ada kegiatan lain. Kalau saya ada waktu pasti saya ke kampung untuk mengajar anak-anak,” ucapnya.
Kemudian salah satu warga Kampung Enggros, Sem Merauje, melayangkan pujian atas dedikasi polisi Imron yang hadir tak hanya sebagai penegak hukum tapi juga sebagai lentera ilmu bagi generasi muda Kampung Enggros. “Ini sangat positif sekali, Pak Imron sudah membantu anak-anak kami di kampung untuk belajar. Pak Imron sangat dekat juga dengan anak-anak,” ujarnya.
Mengingat rata-rata pelayanan penugasan rutin hanya mencapai 250 ton per bulan, stok yang ada saat…
Akibat pencurian tersebut, ikon kebanggaan Papua khususnya Kota Jayapura itu hingga kini tampak gelap gulita…
Pantauan media ini di lapangan, sejak pukul 07.00 WIT para guru hingga pelajar dari empat…
Selain itu bermodal di putaran pertama Persipura juga berhasil mengkandaskan mimpi Barito saat bertandang ke…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom akan fokus menyelesaikan utang daerah di…