Lebih dari setahun yang lalu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani perjanjian kerja sama strategis komprehensif selama 20 tahun. Kerja sama itu mencakup penguatan hubungan militer di tengah isolasi internasional dan sanksi AS yang semakin keras.
Citra satelit menunjukkan Iran kemungkinan telah menghancurkan radar Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di tiga negara di kawasan tersebut. Padahal, secara keseluruhan, AS hanya memiliki 10 THAAD yang pembuatannya sangat mahal dan memakan waktu.
Sistem pertahanan THAAD dirancang untuk mendeteksi rudal balistik jarak pendek, menengah, dan jauh yang datang. Sistem ini merupakan produk pabrikan senjata AS Lockheed Martin.
“Tidak hanya ada peningkatan ketepatan dalam penargetan Iran, tetapi juga ada kerja sama yang sudah berlangsung antara Iran dan Rusia di bidang intelijen. Ini sesuatu yang dapat ditawarkan Rusia kepada Iran tanpa perlu benar-benar terlibat dalam perang,” kata Nicole Grajewski, penulis buku Russia and Iran: Partners in Defiance from Syria to Ukraine, kepada Middle East Eye.(jpg/adz/Jawapos.Com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di tanah Papua mulai menimbulkan…
Komandan Korem (Danrem) 172/PWY, Brigjen TNI Robby Suryadi, melakukan pertemuan dengan para tokoh agama, tokoh…
Penggagalan dilakukan dalam dua kejadian berbeda pada 20 dan 23 Agustus 2026 lalu di Terminal…
- Ajang pembinaan pesepak bola usia dini, Piala Soeratin kategori U-13, U-15, dan U-17 tingkat…
Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda CRF tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)…
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs Tinggal Wusono, M.AP mengatakan sosialisasi ini berkaitan dengan data kependudukan,…