Categories: NASIONAL

Uang Rp 75 Ribu Hilang, Oknum Guru Diduga Telanjangi 22 Siswa SD

JEMBER-Aksi penggeledahan yang melibatkan pemeriksaan fisik siswa hingga melepas pakaian terjadi di SDN Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim).

Dilansir dari Radar Jember (Jawa Pos Grup), peristiwa bermula dari hilangnya uang pribadi seorang guru berinisial F. Total uang yang dilaporkan hilang mencapai Rp 275 ribu dalam dua tahap.

Uang sebesar Rp 200 ribu dilaporkan hilang pada Senin (2/2), lalu Rp 75 ribu kembali raib pada Jumat (6/2). Uang yang hilang terakhir kali disebut memiliki nilai emosional bagi guru di Jember tersebut.

Setelah kehilangan kedua, guru tersebut mengumpulkan 22 siswa kelas V usai jam pelajaran berakhir. Para siswa diminta tetap berada di dalam kelas. Awalnya, penggeledahan dilakukan dengan memeriksa tas mereka.

 

Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut. Satu per satu siswa diminta maju ke depan kelas, sementara siswa lainnya diminta menghadap ke tembok agar tidak melihat proses pemeriksaan.

Dalam proses itulah diduga terjadi tindakan tak pantas. Siswa laki-laki diminta melepas seluruh pakaian, sedangkan siswi perempuan diminta menyisakan pakaian dalam. Sejumlah siswa disebut sempat menyaksikan pemeriksaan secara diam-diam.

Sementara itu, siswa dari kelas lain mulai merasa heran karena teman-teman mereka dari kelas V belum juga pulang, padahal jam sekolah telah usai.

Saat mengintip dari jendela, mereka melihat adanya pemeriksaan yang sampai melucuti pakaian siswa. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada orang tua.

Salah satu wali murid kelas V yang enggan disebutkan namanya mengaku saat itu sedang menunggu anaknya pulang. Namun, hingga waktu yang seharusnya, anaknya tak kunjung tiba di rumah.

“Saat menerima laporan itu, saya langsung ke sekolah dan kondisi pintu kelas tertutup. Saya dobrak pintunya dan meminta pemeriksaan dihentikan,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Jember di rumahnya, Senin (9/2).

Disebutkan, ada empat siswa yang diperiksa secara langsung, terdiri dari dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

53 minutes ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

2 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

3 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

4 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

5 hours ago

Pembegal  IRT di Merauke Berhasil Ditangkap

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui  Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Merauke, Ipda Stevend Dapo,…

6 hours ago