Tindakan pemeriksaan dengan menanggalkan pakaian memicu kemarahan para wali murid. Sejumlah orang tua sempat merekam kejadian itu. Video tersebut kemudian viral dan beredar di berbagai media sosial.
Para wali murid meminta pihak sekolah menindaklanjuti kasus tersebut, terlebih pemeriksaan itu disebut tidak diketahui oleh kepala sekolah.
Menanggapi kejadian itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Jelbuk 02, Arif Rahman, melarang jurnalis membawa telepon genggam dan alat perekam saat dikonfirmasi mengenai kasus tersebut.
“Silakan semua HP ditaruh di meja dulu, supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ucap Arif.
Ia enggan memberikan komentar lebih lanjut, karena kasus tersebut sudah ditangani Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.
“Saya serahkan semua ke Diknas. Kalau mau konfirmasi, silakan langsung ke Diknas,” tegasnya.
Terpisah, Kapolsek Jelbuk AKP Brisan Iman Nulla juga mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.
“Kalau mau konfirmasi silakan ke TKP. Sementara dasar kami berbicara adalah laporan,” pungkasnya. (*/jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di…
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan komunitas mahasiswa Papua serta Melanesia yang sedang menempuh studi…
“Lokasinya akan berpindah sesuai kebutuhan. Menjelang Lebaran misalnya, digelar di halaman masjid. Begitu juga saat…
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya…
Namun, di balik tradisi tersebut, masih banyak yang belum memahami makna sebenarnya dari angpao saat…
Ia mengingatkan bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan posisi struktural di pemerintahan. Karena itu, setiap…