Categories: FEATURES

Penjual Sayur Keliling Ditertibkan Agar Ekonomi Harus Berputar di Pasar

Pemkab Jayapura Soal Pembatasan Penjual Keliling (bagian 2)

Pembatasan penjual sayur keliling, bukan untuk kepentingan pribadi, selain ingin meningkatkan perputaran ekonomi di pasar,ada mama-mama Papua yang menggantungkan hidup dengan seikat sayur, yang rela menunggu berjam-jam.

Laporan: Yohana_SENTANI

Pagi itu di Sentani, aktivitas jual beli tampak seperti biasa. Mama-mama Papua duduk rapi di dalam lapak pasar, menata sayur, cabai, dan hasil kebun yang ditanamnya untuk dijual.
Namun di sudut lain kota Sentani, kendaraan pick-up dan motor berisi sayur mayur juga terlihat berhenti di pinggir jalan, menarik pembeli dengan harga yang lebih murah.

Melihat kondisi itu, Yunus Wonda, Bupati Jayapura, menegaskan komitmennya untuk menata kembali wajah pasar di Kabupaten Jayapura. Baginya, pasar bukan sekadar tempat transaksi, tetapi pusat perputaran ekonomi rakyat. Ia ingin memastikan seluruh aktivitas jual beli kembali terpusat di dalam pasar.

“Saya akan menertibkan semua penjual, baik yang berjualan di pinggir-pinggir jalan akan kita kembalikan ke dalam pasar. Penjual harus ada di dalam pasar agar ekonomi bisa berputar. Jika tidak, pergerakan ekonomi akan susah tumbuh di pasar,” katanya dengan nada tegas.

Menurutnya, jika semua pedagang berada di satu tempat, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari kebutuhan. Pembeli cukup datang ke pasar dan bertransaksi di sana, tanpa harus berbelanja di luar area resmi.

Dengan begitu, perputaran uang akan lebih terasa dan dampaknya langsung dirasakan pedagang lokal. Penertiban ini tidak hanya menyasar pedagang lapak liar, tetapi juga pedagang yang berjualan secara keliling menggunakan motor maupun mobil.

“Semua orang harus berjualan di dalam pasar, agar perputaran ekonomi tetap tumbuh. Kami harapkan ketika pasar sudah kita rapikan, masyarakat dapat mengikuti semua keputusan yang telah kita atur,” lanjutnya lagi.

Ajakan itu bukan sekadar imbauan, melainkan langkah perubahan. Bupati mengajak seluruh masyarakat Jayapura untuk bersama-sama mendukung penataan tersebut demi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih sehat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

15 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

16 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

17 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

18 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

19 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

23 hours ago