Setelah bertahun-tahun tertutup, sebagian arsip akhirnya dibuka ke publik. Departemen Kehakiman AS merilis sekitar 3,5 juta halaman dokumen berisi catatan pengadilan, email, hingga komunikasi internal. Meski banyak nama tercantum, penting dicatat bahwa kemunculan nama dalam dokumen tidak otomatis membuktikan keterlibatan pidana. Meski begitu, rilis ini tetap mengguncang, terutama di lingkaran elit, karena membuka kembali sorotan publik terhadap jaringan kekuasaan yang selama ini berada di balik layar. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemerintah Provinsi menekankan bahwa hasil dari Sinode ini sejalan dengan visi besar daerah. "Atas nama…
Menurut Ali, TNI AL memang memprioritaskan pengadaan kapal perang buatan dalam negeri. Namun, kapal-kapal yang…
Dalam arahannya, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua menegaskan bahwa kesadaran hukum merupakan salah…
Ungkapan tersebut, disampaikan Klemens kepada seluruh pegawai Kemenag Kabupaten Jayapura, sembari memberikan motivasi agar setiap…
Padahal, kawasan tersebut merupakan area yang sebelumnya telah ditertibkan langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai…
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura,…