Setelah bertahun-tahun tertutup, sebagian arsip akhirnya dibuka ke publik. Departemen Kehakiman AS merilis sekitar 3,5 juta halaman dokumen berisi catatan pengadilan, email, hingga komunikasi internal. Meski banyak nama tercantum, penting dicatat bahwa kemunculan nama dalam dokumen tidak otomatis membuktikan keterlibatan pidana. Meski begitu, rilis ini tetap mengguncang, terutama di lingkaran elit, karena membuka kembali sorotan publik terhadap jaringan kekuasaan yang selama ini berada di balik layar. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…