Categories: NASIONAL

Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Bersifat Final

Sementara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyambut positif kebijakan penetapan status bandara internasional berdasarkan Keputusan Menteri 31/2024 tersebut. Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, keputusan Menteri Perhubungan itu sejalan dengan program transformasi InJourney Airports tentang proses penataan bandara Indonesia. ”Yang tujuannya membangun konektivitas udara yang lebih efisien dan efektif,” urainya.

Dia mengatakan, sebelum diterbitkan keputusan Menteri itu terdapat banyak bandara internasional yang sudah lama tidak ada penerbangan internasional atau penerbangan internasional hanya dua kali hingga tiga kali seminggu. ”Ini menjadi tidak efisien karena banyak fasilitas di terminal internasional yang disiapkan sesuai standar regulasi,” paparnya.

Namun, fasilitas itu hanya dimanfaatkan secara terbatas, bahkan menganggur terlalu lama. Diantaranya, x-ray, ruang tunggu terminal, dan sebagainya. ”Itulah mengapa dibutuhkan penataan ulang oleh pemerintah,” jelasnya.

Melalui proses transformasi bandara yang tengah berlangsung, nantinya InJourney Airports akan menerapkan polda regionalisasi di 37 bandara yang dikelola. Dengan konsep ini bandara ada yang diposisikan hub dan ada bandara spoke. ”Pola seperti ini best practice di industry aviasi global dan sudah berlaku umum di banyak negara karena terbukti efektif,” tuturnya.

Sementara Pengamat Transportasi Djoko Setijawarno mengatakan, sebenarnya tujuan status bandara internasional itu tidak hanya memfasilitasi warga Indonesia keluar negeri. Namun, juga memfasilitasi orang luar negeri ke Indonesia, sehingga Indonesia mendapat devisa. ”Namun, justru sekarang kebanyakan orang Indonesia keluar negeri, buang-buang uang. Wisatawan yang masuk ke Indonesia tidak sebanyak warga Indonesia keluar, devisa sedikit,” jelasnya.

Kebijakan ini juga seharusnya menjadi evaluasi untuk pemda. Sebab, pemda belum kreatif membuat berbagai event atau mengemas daerahnya hingga menarik wisatawan internasional. ”Sehingga, orang luar negeri juga datang ke Indonesia. Akhirnya, belanja menambah devisa,” paparnya. (idr)

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASNTPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

11 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

12 hours ago

Kebutuhan Meningkat, PMI Ajak Warga Rutin Donor Darah

  Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…

13 hours ago

12 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo: Generasi Muda Harus Takut Tuhan

   Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…

15 hours ago

Pemkot Perkuat Lembaga Pemberdayaan Perempuan

  Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…

16 hours ago

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

17 hours ago