Categories: NASIONAL

Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Bersifat Final

Status Bandara Disesuaikan Bila Terdapat Kebutuhan SIgnifikan

JAKARTA— Bandara yang kehilangan status sebagai bandara internasional masih bisa dikembalikan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan dilakukan evaluasi berkala untuk menyesuaikan status bandara. Salah satu pertimbangan untuk mengembalikan status bandara internasional itu berupa kebutuhan signifikan peningkatan penumpang internasional.

Juru Bicara Kemenhub Aditia Irawati menuturkan, status bandara internasional yang dicabut tersebut tidak bersifat final. Kemenhub akan melakukan evaluasi berkala untuk status tersebut. Saat terdapat kebutuhan signifikan tidak tertutup kemungkinan status bandara disesuaikan.

”Penataan dan operasional bandar disesuaikan dengan situasi dan kondisi,” paparnya.

Kebutuhan signifikan itu misalnya terdapat pemerintah daerah (pemda) yang mampu mengemas daerahnya menjadi tempat wisata yang menarik banyak wisatawan internasional. Walau sebenarnya semua potensi daerah perlu ditingkatkan.

”Tidak hanya soal pariwisata, untuk ini membutuhkan dukungan kementerian dan Lembaga terkait,” paparnya kepada Jawa Pos kemarin.

Sejauh apa Keputusan Menteri 31/2024 tentang Status Bandar Udara Internasional ini akan mendorong sektor penerbangan nasional? Dia menjawab bahwa pengurangan jumlah bandara internasional di Indonesia akan meningkatkan konektivitas transportasi udara nasional. ”Bandara internasional itu membuat pola penerbangan point to point, saat dikurangi bandara internasional akan kembali ke pola hub and spoke,” urainya.

Dengan pola hub and spoke, lanjutnya, bandara di kota kecil akan hidup dengan menjadi penyangga bagi bandara yang lebih besar. ”Bandara yang lebih besar akan menyangga yang menghubungkan ke penerbangan luar negeri,” ujarnya.

Dia mengatakan, dengan pola tersebut diharapkan semua bandara dapat hidup. Konektivitas penerbangan terbangun untuk semua bandara. ”Yang akhirnya terjadi pemerataan pembangunan,” paparnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

22 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

23 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

24 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago