Ia mencontohkan kasus penyerangan bom molotov terhadap kantor redaksi Jubi serta insiden kekerasan terhadap wartawan saat meliput aksi demonstrasi di Nabire Tahun 2024.
Persoalan lain sambung Lucky adalah respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat yang kerap menimbulkan ketegangan. Kedewasaan politik dan kesiapan aparat sangat menentukan naik turunnya indeks demokrasi di Papua.
“Respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat juga kerap menimbulkan ketegangan. Kedewasaan politik dan kesiapan aparat sangat menentukan naik turunnya IDI kita,” kata Lucky.
Kepala BPS Papua, Adriana Helena Carolina, menegaskan pentingnya IDI sebagai cerminan kondisi demokrasi daerah. “Dengan indeks ini, kita bisa melihat gambaran bagaimana kebebasan berpendapat, kesetaraan dan kapasitas lembaga di Papua,” ujarnya.
Kata Helena, BPS banyak merujuk pada pemberitaan media massa dalam proses pengukuran. “Karena itu, kualitas informasi publik dan kebebasan pers turut memengaruhi penilaian IDI,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…