

SPMB SMAN 8 Jayapura yang sementara masih ikut di SMAN 4 Jayapura. (foto: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA -Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Rocky Bebena mengatakan, di Tahun Ajaran (TA) 2025/2026 ini, Pemkot Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura telah membuka sekolah baru SMAN 8 yang sementara masih bergabung di lokasi SMAN 4 Jayapura di Entrop, Distrik Jayapura Selatan.
“Ini adalah angkatan pertama, kita buka sekolah baru jenjang SMA, yakni SMAN 8 Jayapura berlokasi masih di SMA Negeri 4, rencananya ada 2 rombel dua dulu kita buka tahun 2025 ini,”ungkap Rocky dalam kegiatan penandatanganan Pakta Integritas antara BPMP Kota Jayapura dan Pemkot Jayapura serta pihak terkait, Selasa (27/5)lalu
Rocky mengaku, nantinya jika sudah berkembang akan dilakukan penambahan Rombel baru. Untuk saat ini sudah ada peminatnya, ada orang tua yang menyekolahkan anaknya di SMAN 8 Jayapura di Entrop.
Menurutnya, penambahan sekolah jenjang SMA di Distrik Jayapura Selatan karena di Distrik Jayapura Selatan hanya baru ada satu sekolah, yakni SMAN 4 Jayapura.
Sementara banyak lulusan jenjang SMP/MTs di Distrik Jayapura yang mau sekolah di SMAN 4 Jayapura. Untuk mengatasi penumpukan peserta didik, solusinya harus menambah sekolah lagi jenjang SMAN di Distrik Jayapura Selatan.
“Untuk guru, fasilitas, Sarpras di SMAN 8 Jayapura sudah ada, saat ini masih memakai fasilitas, Sarpras, tenaga pengajar dari SMAN 4 Jayapura, adapun kepala sekolah sementara juga sudah ada,”katanya.
Diakui, untuk lokasi lahan tanah dalam pembangunan SMAN 8 Jayapura, Pemkot Jayapura telah melakukan pencarian lahan, terutama mana lahan yang layak digunakan tidak ada masalah hak Ulayat dan lainnya serta luasnya juga memenuhi syarat untuk pengembangan sekolah.
Namun sejauh ini Pemkot Jayapura bersama beberapa pemilik lahan sudah melakukan komunikasi, hanya belum dapat kesepakatan harga berdasarkan NJOP.
Diakui, Pemkot Jayapura berharap lokasi pembangunan SMAN 8 Jayapura dapat direalisasikan di daerah Eks tempat Cabor Paralayang Entrop, namun sejauh ini masih belum ada kesepakatan harga dan lain-lain.
Jika lahan dan kesepakatan harga sudah tercapai, Pemkot Jayapura akan berusaha semaksimal mungkin untuk membangun SMAN 8 Jayapura dengan baik, sehingga peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan serta orang tua dapat merasakan kenyamanan yang lebih baik.(dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…