“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi kerawanan menjelang PSU pada 6 Agustus 2025. Situasi yang sensitif memerlukan pengamanan maksimal agar kita tidak kecolongan,” ujar AKP Alexander.
Razia melibatkan sedikitnya 50 personel gabungan yang terdiri dari anggota Ditresnarkoba Polda Papua, POM TNI AD, TNI AL, serta Propam Polda Papua. Pemeriksaan dilakukan terhadap senjata tajam, barang berbahaya, serta pelaksanaan tes urine terhadap para pengunjung tempat hiburan malam.
Petugas medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua juga turut serta dalam kegiatan tersebut, dengan menyiapkan 100 botol pengujian urine. Selain itu, identitas para pengunjung diperiksa satu per satu sebagai upaya mencegah peredaran narkoba dan minuman keras di wilayah hukum Polda Papua.
Dari hasil operasi, sebanyak 91 sampel urine berhasil dikumpulkan dan diperiksa. Seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. “Dalam operasi ini, kami tidak menemukan pengunjung yang membawa narkoba atau senjata tajam,” ungkap AKP Alexander.
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…