Untuk itu, DKP Papua berencana melakukan penataan ulang rumpon dengan memetakan titik koordinat pemasangan di seluruh wilayah perairan. “Ke depan perlu ada penataan kembali rumpon, termasuk pendataan titik koordinatnya agar bisa dipetakan dengan baik. Ini juga menjadi perhatian bagi kabupaten/kota,” ujarnya.
Ia berharap, melalui penataan tersebut pengelolaan rumpon dapat lebih tertib, berkelanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi nelayan dan daerah.
Sebelumnya, ratusan nelayan dari wilayah pesisir Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Senin (16/3).
Aksi tersebut dipicu oleh penyitaan puluhan rumpon milik nelayan yang tersebar di perairan Jayapura hingga Demta, Kabupaten Jayapura. Para nelayan menilai penyitaan rumpon dilakukan secara sepihak tanpa pemberitahuan maupun sosialisasi terlebih dahulu kepada pemilik rumpon. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…