Categories: METROPOLIS

Mama Papua Enggan Tempati Bangunan  Pasar Otonom

  Lantas apa yang salah dengan kehadiran bangunan pasar itu. Menurut dia, pemerintah terkesan asal bangun pasar itu, tanpa memikirkan faktor kenyamanan para pedagang. Dia menuturkan, Mama Papua, dalam melakukan aktivitas jualannya harus melalui proses panjang sebelum berjualan di lapak dalam pasar tersebut.

   Mereka mengambil hasil kebunnya di kebun sendiri, lalu menjualnya. Disini, lanjut dia, ada harapan besar dari mama Papua ini agar barang-barang jualannya yang dipasarkan harus laku cepat. Karena  selanjutnya mereka akan kembali ke rumah dan mengurus keluarganya dan begitu selanjutnya setiap hari.

   “Mama Papua ini kerja kebun sendiri, bukan penadah atau pengepul yang selalu di pasar. Jadi bagaimana supaya laku cepat, salah satu jalan, mereka harus jualan di depan bergabung dengan pedagang lain. Karena kalau hanya mama Papua yang jualan di dalam, sudah pasti jualanya tidak laku,”ulasnya.

   Belum lagi, pengaruh  faktor lain yang menyebabkan pasar itu tidak dimanfaatkan. Mulai dari bangunan banyak mengalami kebocoran di atap. Sehingga saat  hujan turun, air menggenang bagian dalam lapak jualan. Kemudian yang paling dianggap kurang layak oleh mama Papua  adalah ukuran lapak yang sangat kecil, kira-kira luasnya hanya  1,5×2 meter.  Ini jelas tidak bisa menampung jualan mama Papua.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Sita 230 Liter Sopi Tanpa Pemilik di Pelabuhan Poumako

Iptu Hempy menjelaskan saat itu personel gabungan yang terdiri dari Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Lanal…

6 hours ago

Penampakan Uang Rp 2,6 Miliar di Kresek Hitam dan Karung Hijau Hasil Pemerasan

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan uang itu diamankan dari penguasaan empat orang sebagai tersangka,…

6 hours ago

Hadiri UMKM Papua Kreatif Emas, Bupati Dorong Pengembangan Kampung Wisata Aitok

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH, MH menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah…

7 hours ago

Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 Berlanjut, Tim SAR Sisir Beberapa Titik

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Makassar Andi Sultan menyampaikan bahwa pihaknya kembali membagi…

7 hours ago

Di 2025, 6 Kasus Filariasis Ditemukan di Mimika

Saat menemukan adanya orang dengan gejala-gejala Kaki Gajah maka akan langsung dilakukan oleh pemeriksaan oleh…

8 hours ago

Tim DVI Polda Identifikasi Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia

Tim SAR Gabungan menemukan jenazah Florencia pada Senin (19/1). Jenazah itu terdata sebagai korban kedua yang…

8 hours ago