Categories: METROPOLIS

Mama Papua Enggan Tempati Bangunan  Pasar Otonom

   “Yang datang ini tidak hanya bawa satu jenis saja, ada sayurnya, ada pisang dan lainya. Kalau dia bawa 10 sisir pisang bagaimana dia bisa duduk di dalam. Jadi ini konsep mereka supaya ada tagihan masuk (karcis),” katanya lagi.

   Karena itu, dia berharap, pemerintah perlu berbenah, melihat inti dari persoalan itu. Supaya fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan. Karena kalau tidak, maka bangunan megah itu hanya akan jadi hiasan di balik bangunan lusuh lainnya.

   “Sudah beberapa kali ditertibkan, tapi memang tidak bisa. Kita berjualan bukan jaga pasar,” pungkasnya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perkuat Pemberdayaan Linmas untuk Ketertiban dan Ketahanan Sosial

Kegiatan yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua dan Satpol PP Kabupaten Sarmi…

11 hours ago

Gubernur Briefing Seluruh Perangkat Layanan Kesehatan

Gubernur mengatakan, langkah itu merupakan tindak lanjut dari hasil audit Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan atas…

12 hours ago

377 Kepala Keluarga Terdampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Jayapura

Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Lefinus Ragainaga, menjelaskan bahwa dari total tersebut, 345 KK merupakan warga…

12 hours ago

Yahukimo Tegang, Seorang Pelajar Dilaporkan Tewas Terkena Serpihan Bom

Dikatakan perwakilan mahasiswa ini tindakan sewenang-wenang ini itu bukan hal tetapi sering terjadi. Karena itu…

13 hours ago

Waket III DPRK Jayapura Desak Penegak Hukum Periksa Mantan Pengurus Perusda

Desakan ini disampaikan karena adanya dugaan penyimpangan penggunaan penyertaan modal yang nilainya mencapai sekitar Rp11…

13 hours ago

Puncak Jaya “Menyala” Lagi, Satu Tewas

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, bentrok bermula ketika…

14 hours ago