Categories: METROPOLIS

Tegas, yang Main Meriam Tangan Akan Ditindak

JAYAPURA – Keresahan warga soal banyaknya anak – anak yang bermain meriam tangan hingga menimbulkan ketidaknyamanan langsung disikapi tegas oleh Polresta Jayapura Kota. Tak tanggung – tanggung, jika masih ditemukan ada aktifitas permainan ini maka polisi diminta untuk langsung menindak.

Disini ada juga beberapa poin yang  dikeluarkan oleh pihak kepolisian, yakni pertama Polresta tidak mengizinkan penjualan spirtus secara bebas terutama kepada anak di bawah umur.

Kedua, melarang penggunaan meriam dan sejenisnya di tempat umum, termasuk di pinggir jalan raya, karena sangat mengganggu kenyamanan dan   keselamatan nyawa orang lain, terutama bagi mereka yang sedang berkendara. Bila masih ditemukan maka polisi wajib mengambil  tindakan tegas.

“Seluruh polsek jajaran sudah ditegaskan bahwa anak – anak yang bermain meriam di tempat umum ini langsung ditindak dengan membawa alat (meriam) nya ke kantor kemudian orang tuanya dipanggil untuk bertanggungjawab dan dibuatkan testimony  dan dipublish,” tegas Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon  dalam penyampaian Humas Polresta, Senin (27/11).

Jadi untuk masyarakat kota jika masih menemukan anak – anak atau kelompok yang bermain meriam tangan maka diminta untuk melaporkan ke kantor polisi terdekat. “Kita perlu menghormati dan menghargai hak – hak masyarakat yang main yang sedang beraktifitas,” tegas Kapolresta.

Sebelumnya aktifitas permainan meriam ini seperti menjadi kebiasaan musiman dimana jelang bulan Desember selalu ada saja ada kebiasaan anak – anak remaja bermain. Namun kesini – kesini ternyata aktifitas ini malah meresahkan hingga mendapat respon dari pihak kepolisian. (ade/tri)

Tegar Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago