Categories: METROPOLIS

Dimahkotai Cenderawasih, Penyambutan Kaesang Disorot

JAYAPURA-Kunjungan Ketua PSI, Kaesang Pangarep ke sekretariat Bara JP Papua di Entrop memberi cerita lain bagi dua sosok aktivis lingkungan. Kaesang disorot lantaran menggunakan Mahkota Cenderawasih yang notabene merupakan satwa endemik dan dilindungi.

Panitia diminta memberikan penjelasan terkait proses penyambutan Kaesang yang sekaligus penyematan mahkota tersebut. “Kami pikir sudah tidak zamannya lagi memberikan sambutan atau penghargaan dengan menyematkan bagian dari satwa dilindungi. Publik terlebih panitia yang menyambut harus paham bahwa itu adalah satwa dilindungi dan hampir punah,” kata Terry Anderson dalam pesan singkatnya, Senin (27/11).

Pemuda yang kerap menyuarakan isi HAM dan hak- hak dasar  masyarakat ini menyampaikan bahwa masyarakat di Papua sudah harus memahami bahwa ada paradigma lama yang harus dirubah. Tidak semua pejabat atau orang terhormat harus disematkan kearifan lokal dari satwa dilindungi.

“Kami yakin Kaesang tidak paham soal ini. Panitialah yang harus mengatur, mengapa tidak memberikan noken atau asesoris lain? Apakah kita harus menunggu punah baru kita berhenti memberikan Mahkota Cenderawasih?,” cecar Terry.

“Kami mengapresiasi panitia penyambutan pak Ganjar kemarin yang mau menerima masukan kami dan akhirnya benar pak Ganjar tidak menggunakan Mahkota Cenderawasih. Harusnya ini bisa dilakukan semua sosok tamu yang akan datang ke Papua, ” tutup Terry.

Senada disampaikan Orpa Joshua, Ketua Volunteer Greenpeace Indonesia, Papua ini menyayangkan proses penyematan Mahkota Cenderawasih terhadap Kaesang. “Sebenarnya kepada siapa saja terkecuali ia memang sosok yang boleh menggunakan mahkota tersebut, ” kata Orpa.

Menurutnya pemerintah sudah pernah menyinggung bahwa jika itu tak ada kaitannya dengan adat maka sebaiknya tidak diberikan atau dikeluarkan. “Jadi apapun alasannya kami pikir tidak bisa diterima.  Agenda yang dihadiri bukan acara adat melainkan agenda politik karena ia juga pimpinan partai, ” beberapa Orpa.

“Kalau mengatakan itu bagian dari adat, maka berikan kepada anak adat, bukan orang partai apalagi agendanya sudah jelas untuk politik, ” tutup Orpa.

Sementara Ketua Bara JP, Frans Ansanai memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan bahwa posisinya memberikan mahkota tersebut cukup jelas. “Saya Kepala Suku Saireri II dan SK saya jelas. Lalu saya menyambut orang dengan prosesi yang jelas, ” beber Frans usai kegiatan.

Namun menurutnya bila yang menggunakan Mahkota Cenderawasih semua dikomplain, maka saya secara pribadi ia siap menyampaikan permintaan maaf. “Jadi tadi saya memberikan prosesi secara adat dan ia berkunjung ke rumah saya, dimana secara adat saya terima dan secara nasional juga saya terima. Lalu adat saat ini juga banyak bicara soal politik, sehingga coba kita tempatkan semua ke pemahaman yang lebih luas, ” bebernya.

Menurut Frans apabila dihubungkan dengan politik maka menurutnya banyak proses seperti ini juga dilakukan secara adat. “Sambutan tadi adalah dari Saireri dan semua proses adat. Saya melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan teman – teman adat di daerah lain,” tutupnya. (ade/tri)

Tegar Cepos

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

7 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

8 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

14 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago