Categories: METROPOLIS

BPBD Warning Beberapa Daerah yang Rawan Bencana

JAYAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, warning beberapa daerah di Papua untuk mengantisipasi curah hujan yang meningkat jelang akhir tahun. Daerah tersebut adalah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Yapen, Kabapaten Waropen dan Kabupaten Mamberamo Raya.

Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya menerangkan, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom rawan terhadap banjir dan longsor. Sedangkan Kabupaten Yapen, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Mamberamo Tengah rawan terhadap banjir.

“Khusus Kota Jayapura, ada beberapa wilayah termasuk Koya, rawan terhadap banjir,” tegas Wisnu, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (26/9).

Menurutnya, ini disebabkan di daerah tersebut banyak pembangunan yang dilakukan di kawasan resapan air. Selain itu, saluran irigasi mulai dipenuhi dengan sedimen.
Mengantisipasi curah hujan yang tinggi, Wisnu mengaku pihaknya ruting berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan seluruh BPBD di sembilan kabupaten/kota di Papua.

“Kami juga sudah sampaikan instruksi dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Semoga instruksi tersebut ditindaklanjuti oleh BPBD kabupaten/kota,” ungkap Wisnu.

Selain itu kata Wisnu, BPBD di kabupaten/koat perlu memperkuat mitigasi dan didukung seluruh stakeholder. “Ketika ada edukasi dan instruksi dari BPBD kepada masyarakat, tolong diikuti. Sehingga meminimalisir terjadinya banjir dan longsor saat curah hujan tinggi,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

55 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago