

Wakil Wali Kota, Rustan Saru didampingi KPK Holtekamp, David Merauje saat tinjau Grai Kopdes Merah Putih, pekan kemarin. (Takim/Cepos)
JAYAPURA – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pemerintah Kampung Holtekamp Distrik Muara Tami tancap gas dengan melakukan upaya atau trobosan-trobosan baru dalam menjalankan Kopdes yang digagas Presiden Prabowo itu.
Baru beberapa hari dilaunching secara nasional, KDMP Holtekam ini meminta restu Presiden Prabowo untuk menjadi Harga Acuan Penjualan (HAP) khusus eksportir.
Kepala Kampung Holtekamp, David Merauje menjelaskan bahwa dengan komitmen bersama terhadap hadirnya KDMP ini, Kampung Holtekamp punya mimpi besar untuk menjadi HAP Eksportir kopi Papua dan produk khas lokal lainnya.
“Kita mendorong ini untuk menghindari praktik penjualan di bawah harga yang dapat merugikan eksportir dan juga petani yang membudidayakan kopi Papua ini,” ujar David Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (26/7).
Kata David, HAP membantu eksportir untuk mendapatkan harga yang adil untuk produk yang dijual baik di pasar nasional maupun internasional. “Potensi kopi Papua dan produk lokal kita yang lainnya sangat besar, jika ditata baik khusus pasarnya, maka ini bisa jadi peluang besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Page: 1 2
Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa jumlah kasus yang terjadi dan ditangani oleh Polres Mimika di…
Pembahasan ini diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Biro di lingkup…
Rachmansyah menjelaskan bahwa sebelumnya saat puncak arus mudik di pelabuhan Poumako Timika terpantau berjalan aman…
Gubernur Apolo menegaskan, pertama bahwa dalam melaksanakan tugas harus senantiasa meminta petunjuk dari yang Maha…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I,K menyatakan membenarkan adanya aksi saling serang…
Ia mengungkapkan, cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang serta aktivitas petir yang…