David Merauje berharap, jika KDMP Holtekamp sudah dijadikan HAP maka akan menjadi pusat sentral bagi produk-produk lokal untuk dipasarkan bukan saja di Papua melainkan tingkat nasional hingga Internasional.
“Kita tau bersama bahwa Kopi Papua dan produk lokal lainnya sangat memiliki potensi yang begitu besar, maka dari itu perlu ada satu wadah untuk mendorong hal ini,” tuturnya.
Karena menurut David Merauje, mendorong koperasi menjadi HAP untuk eksportir merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ekspor. Dimana, Koperasi sebagai wadah berkumpulnya pelaku usaha, dapat menjadi pilar penting dalam program Go Global UMKM, termasuk dalam bidang ekspor.
“Dengan dorongan yang tepat, koperasi dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kontribusi masyarakat khususnya UMKM terhadap ekspor nasional,” ujarnya.
“Koperasi, sebagai HAP untuk eksportir, diharapkan dapat membawa UMKM Indonesia, Papua khususnya Kota Jayapura bisa naik kelas dan bersaing di pasar global,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…