David Merauje berharap, jika KDMP Holtekamp sudah dijadikan HAP maka akan menjadi pusat sentral bagi produk-produk lokal untuk dipasarkan bukan saja di Papua melainkan tingkat nasional hingga Internasional.
“Kita tau bersama bahwa Kopi Papua dan produk lokal lainnya sangat memiliki potensi yang begitu besar, maka dari itu perlu ada satu wadah untuk mendorong hal ini,” tuturnya.
Karena menurut David Merauje, mendorong koperasi menjadi HAP untuk eksportir merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam ekspor. Dimana, Koperasi sebagai wadah berkumpulnya pelaku usaha, dapat menjadi pilar penting dalam program Go Global UMKM, termasuk dalam bidang ekspor.
“Dengan dorongan yang tepat, koperasi dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kontribusi masyarakat khususnya UMKM terhadap ekspor nasional,” ujarnya.
“Koperasi, sebagai HAP untuk eksportir, diharapkan dapat membawa UMKM Indonesia, Papua khususnya Kota Jayapura bisa naik kelas dan bersaing di pasar global,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…