

Ratusan warga saat mengantre mendapatkan kupon untuk mengambil ikan dalam Festival Port Numbay, makan ikan gratis di Kampung Yoka Distrik Heram, Kota Jayapura, Jumat (26/4) kemarin. (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Ribuan warga di Kota Jayapura menghadiri pembukaan sekaligus pelaksanaan kegiatan Festival Port Numbai dengan tagline Makan Ikan gratis di Kampung Yoka dan Kampung Waena Kota Jayapura Jumat (26/4), kemarin. Ratusan pengunjung terlihat rela berdesak-desakan dalam antrean panjang untuk mendapatkan ikan gratis dalam kegiatan festival tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jayapura, Mathias Mano mengatakan, tujuan dari kegiatan Festival Port Numbay ini adalah untuk mengeksplore, atau mencari spot-spot atau potensi wisata baru yang ada di kampung-kampung.
“Kalau selama ini kita buat event atau festival di tengah kota, orang kampung ke kota, sekarang kita harus bawa orang kota masuk kampung,” kata Mathias B.Mano,
Menurut Mathias Mano, dalam festival ini tidak hanya makan ikan gratis tetapi juga ditampilkan berbagai aneka ragam potensi-potensi lainnya yang ada di kampung, baik itu potensi spot wisata, kuliner, souvenir, juga spot foto dan seni budaya yang ada di kampung tersebut.
“Supaya kita lihat sama-sama apa saja potensi yang ada. Temanya keliling kampung untuk explore kampung,”ujarnya.
Festival Port Numbay ini menampilkan semua potensi-potensi yang ada di kampung terutama seni dan budaya yang ada di kampung di mana festival itu dilaksanakan. Misalnya festival Port Numbai kali ini digelar di kampung Yoka dan Waena, maka semua potensi seni dan budaya yang ada di kampung itu harus ditampilkan. Begitu juga dengan UMKM nya, yang terlibat di dalam festival Port Numbai di dua kampung itu paling banyak berasal dari dua Kampung tersebut.
“Yang dari luar itu hanya menambah nuansa saja, supaya ada warna-warninya begitu,”katanya.
Karena itu, pihaknya juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada masyarakat adat terutama ondofolo di dua kampung itu yang sudah membuka diri mendukung pemerintah dalam penyelenggaraan kegiatan festival tersebut.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kampung yang telah memberikan support anggaran 50% untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Untuk diketahui festival makan ikan gratis ini menjadi menu utama dalam kegiatan festival itu.
Setiap masyarakat yang datang akan diberikan kupon masing-masing satu buah kupon dengan ditukarkan 1 ekor ikan kepada panitia penyelenggara. Selanjutnya ikan ini akan dikuliti atau dibersihkan oleh panitia dan langsung dibakar di atas peralatan panggang yang sudah disiapkan oleh panitia. Panitia memastikan stok ikan akan memenuhi kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan Festival tiga hari berturut-turut mulai 26 -28 April 2024.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Wanita Islam,…
Kabid Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Jayawijaya Naftali F. Rumbiak, S.Sos, M.Si menyatakan, untuk tahun…