Dalam kesempatan tersebut, BTM juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi dan integritas dalam dunia jurnalistik. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi pers, seperti kecenderungan berpihak kepada kepentingan tertentu.
“Bagaimana bisa menjadi corong kebenaran kalau berita disusun dengan subjektivitas yang menonjol? Wartawan sejati adalah mereka yang menulis bukan dengan rasa takut, tetapi dengan rasa tanggung jawab,” katanya.
Ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap menjadi pengawal kebijakan publik yang adil dan menjadi penyambung lidah rakyat secara jujur, tajam, dan solutif. “Tanpa pers yang kuat, demokrasi tidak akan sehat, dan tanpa pers yang independen, kebijakan tidak akan berpihak pada rakyat,” tegasnya.
BTM berharap, jika nantinya diberikan amanah sebagai Gubernur Papua, pers tetap menjadi mitra kritis dan tidak sekadar menjadi penyokong tanpa kritik. “Saya berharap semangat insan pers tidak pernah surut. Tetaplah menjadi mitra kritis, bukan hanya teman tepuk tangan. Bersama kita buktikan bahwa Papua bukan sekadar garis pinggir Indonesia, tetapi salah satu poros masa depan Indonesia,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…